Ini Penyebab Harga Ayam Potong Melambung

Akibatnya, produksi ayam potong pun berkurang. Sedangkan, kebutuhan ayam potong di Kabupaten Banjar cukup tinggi sekitar 7.000 ekor perhari.

Ini Penyebab Harga Ayam Potong Melambung
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Ayam jualan Diana di Pasar Martapura, hingga pukul 14.00 Wita masih belum habis terjual. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Para pedagang ayam potong di Pasar Martapura mengungkapkan melambungnya harga ayam yang harganya melambung hingga Rp50 ribu bahkan Rp60 ribu dikarenakan bibit ayam di kandang dikurangi.

"Sekarang ayam memang mahal jangankan yang Rp50 ribu yanRp 60 ribu saja ada Informasinya sih bibit dikandang dikurangi. Jadi, produksinya kurang sehingga harga melambung," ujar Latifah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Banjar, Ir Dondit Bekti memembenarkan, Tingginya harga potong ini, disebabkan karena satu bulan lalu suplai DOC bibit ayam umur sehari ke kandang dikurangi.

Akibatnya, produksi ayam potong pun berkurang. Sedangkan, kebutuhan ayam potong di Kabupaten Banjar cukup tinggi sekitar 7.000 ekor perhari.

"Itu termasuk Gambut Kertak Hanyar. Kalau di Martapura saja, kebutuhannya 4500 ekor perhari,"ujarnya.
Disaat bersamaan pula, sambungnya, sedang berlangsung momen maulid sehingga kebutuhan ayam pun meningkat 5 persen.

Biasanya, pada momen maulid, ramadhan memang harga ayam meningkat cuma tidak setinggi sekarang peningkatannya.

"Ini karena pasokannya berkurang dan kebutuhan meningkat," katanya. (*)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved