Heboh Hantu Kuyang di Awayan

Profesor Wahyu Sebut Hanya Fiktif dan Masyarakat Ronda Kuyang itu Sia-sia

Dia mengatakan Masyarakat harus dibekali ilmu umum, agama, wawasan berpikir, sehingga berpikirnya lebih maju dan inovatif.

Profesor Wahyu Sebut Hanya Fiktif dan Masyarakat Ronda Kuyang itu Sia-sia
Istimewa
Dr H Wahyu MS dan istri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Geger hantu kuyang di Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalsel tidak hanya membuat warga Balangan resah. Kalangan akademisi pun ikut berpendapat dan meminta masyarakat untuk berpikiran logis.

"Dalam pandangan saya, fenomena tersebut adalah fiktif saja, sementara banyak orang mempercayainya," ujarnya.

Menurut dia, Kalau dulu, mungkin saja fenomena itu. Di era sekarang sulit untuk diyakininya, karena perlu bukti dan rasionalitas berpikir. Ilmu tersebut, dulu untuk kesugihan, kecantikan, kasih sayang, dll.

"Sekarang, sudah ada pranatanya. Mau cantik ke salon, atau dioperasi, mau sugih, kerja keras, mau pinter sekolah, belajar, " ucap Pengamat Sosiologi Universitas Lambung Mangkurat Prof Wahyu.

Dia mengatakan Masyarakat harus dibekali ilmu umum, agama, wawasan berpikir, sehingga berpikirnya lebih maju dan inovatif.

"Apalagi, ada ronda dan sayembara, adalah pekerjaan yg sia-sia, belum tentu ada hasilnya. Habis energi, lebih baik bekerja yang lebih bermanfaat," katanya. (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved