Diyah Suka Nyanyikan Campur Sari di Tamban
Menghibur dikawasan pinggiran yang banyak dihuni para warga pendatang harus menyesuaikan warna musik yang ditampilkan.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARAMSIN - Menghibur dikawasan pinggiran yang banyak dihuni para warga pendatang harus menyesuaikan warna musik yang ditampilkan.
Hal itu disadari pedangdut Banjarmasin Diyah Nurmalasari Atau yang memiliki nama panggung Diyah Nurmala.
"Kalau saya diundang menyanyi saya lihat dulu karakter dan suku warga apa yang banyak jadi semua bisa terhibur," ujar dia.
Kebanyakan lanjut Diyah dia membawakan lagu campur sari disetiap manggung karena daerah yang dituju kebanyakan warga yang suka lagu itu.
Daerah yang paling sering didatangi Diyah seperti di Tamban dan Tabunganen di kabupaten Barito Kuala dan Kualakapuas Kalteng.
"Jika tampil disana kebanyakan lagu campur sari yang saya bawakan karena masyarakat disana suka," ujar perempuan Kelahiran 13 April 1997 ini.
Bagi penyanyi dangdut kata penggemar berat Soimah ini tidak mudah membawakan lagu campur sari.
Selain harus mengenal tata bahasanya juga pakai suara falset nadanya juga tinggi dibanding dangdut.
Beruntung Diyah memang keturunan Jawa namun bersuamikan warga Kalimantan sehingga dia fasih berbahasa Jawa.
Seperti saat dia tampil di malam tahun baru 2017 lalu, Diyah memilih tampil di Tamban kilometer 6 yang kebanyakan warganya bersuku Jawa.
"Jadi nyanyi campur sari dan ada juga dangdutnya," kata warga Jalan A.yani km 4 gg Amanda Permai Banjarmasin ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pedangdut-banjarmasin-diyah_20170110_183324.jpg)