Berita Banjarmasin

Bermalam di Pasar Terapung Hanya Bermodal Selimut, Perempuan Ini Ngaku Tak Pernah Sakit

"Alhamdulillah sampai sekarang masih kuat dan tidak sakit walaupun kena angin kalau tidur di sini"

Bermalam di Pasar Terapung Hanya Bermodal Selimut, Perempuan Ini Ngaku Tak Pernah Sakit
Achmad Maudhody
Fatimah (65) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fatimah rela bermalam di pasar Terapung Piere Tendean Kota Banjarmasin demi raup keuntungan. Pasar Terapung di Jalan Piere Tendean itu buka dan mulai dipenuhi para pedagang sejak hari Sabtu sore dan puncaknya Minggu pagi.

Menurut Fatimah (65), yang merupakan satu diantara pedagang di sana, mereka biasa bermalam di pasar itu selama satu malam daripada harus menempuh jarak yang jauh untuk kembali ke rumah.

"Ramainya Sabtu sore dan Minggu pagi, jadi ya sekalian saja kami bermalam di sini (Pasar Terapung)," ungkapnya saat ditemui Minggu (15/01/2017) di Pasar Terapung Piere Tendean.

Fatimah mengaku bisa membawa pulang dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta saat pasar ramai pengunjung Sabtu sore dan Minggu pagi.

Menggunakan terpal dan selimut Fatimah biasa tidur di atas pasar yang berdiri di dermaga mini di Sungai Martapura tersebut.

"Alhamdulillah sampai sekarang masih kuat dan tidak sakit walaupun kena angin kalau tidur di sini," tuturnya perempuan setengah baya ini.

Ia biasa tiba di pasar ini sejak Sabtu siang dan kembali ke rumahnya pada Minggu siang esok harinya. (Achmad Maudhody)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved