Berita Banjarmasin

Waduh! Waduk Riam Kanan Tercemar Penambangan Emas, Ini Kata BLHD Kalsel

"BLHD kabupaten sudah ambil sampel di dua titik di tengah dan di muara Sungai Belangian," kata Ikhlas Indar

Waduh! Waduk Riam Kanan Tercemar Penambangan Emas, Ini Kata BLHD Kalsel
ahmad rizky abdul gani
Kondisi air Waduk Riam Kanan yang berwarna keruh ditengarai akibat tercemarnya oleh aktivitas pendulangan emas di perbatasan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tercemarnya air di Waduk Riam Kanan memunculkan dugaan bahwa pencemaran akibat aktivitas penambangan emas ilegal.

Seperti penjelasan Kepala BLHD Kalsel, Ikhlas Indar, pencemaran itu sudah diketahui pihaknya dan pihak BLHD Kabupaten Banjar sudah melakukan pengujian sampel air dari waduk tersebut.

"BLHD kabupaten sudah ambil sampel di dua titik di tengah dan di muara Sungai Belangian," kata Ikhlas Indar, yang menyebutkan sampel sudah diambil satu bulan yang lalu.

Menurutnya, dari dua sampel tes itu untuk yang di tengah masih dalam tataran normal sesuai standar baku mutu sungai kelas 1.

Namun sampel kedua ini di muaranya, sangat di luar standar. Terbukti dari laporan hasil uji ada padatan tersuspensi yang normalnya 50 tapi faktanya hasil ujinya 554. "Ini kan sangat di luar dari kebiasaan," kata dia.

Keindahan waduk Riam Kanan
Keindahan waduk Riam Kanan

Bukan hanya itu materi biochrmical oxygen demand dari 14, 4 yang standarnya biasanya dua. Terus di chemical oxygen demand ini juga tinggi yang biasanya 10 menjadi 37,402.

"Itu belum lagi unsur magan, air raksa dan kalsium serta unsur zat besinya juga rata-rata tinggi dari biasanya, " kata Iklhas Indar.

Disebutkan Ikhlas, padatan tersuspensinya itu yakni cairan dan partikel-lumpur, makanya sungainya keruh.

"Kalau chemical itu mengandung bahan kimia dan bio yang tinggi maka berbahaya untuk biota di danau," kata Ikhlas Indar.

Karena itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan intansi terkait dan melaporkannya ke dinas kehutanan. "Sudah kami laporkan juga," kata dia.

Sementara itu Plt Kadinkes Kalsel, Muslim mengatakan sampai saat ini masih belum ada imbas ke manusia.

"Sebab sampai saat ini belum ada laporan soal penanganan ke manusianya yang terkena imbas hal pencemaran lingkungan itu," kata Muslim.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved