Bekali Anak Pengetahuan Investasi
Baik dari segi keilmuan dalam investasi saham hingga menanamkan rasa memiliki terhadap produk dalam negeri.
Penulis: Salmah | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saham sudah menjadi investasi yang familiar di sejumlah kalangan masyarakat. Selain orang dewasa yang sudah bekerja, banyak pula mahasiswa yang melakoninya.
Di sekolah khususnya tingkat SMP dan SMA, investasi saham juga sudah mulai diperkenalkan. Tentunya ini agar mereka memiliki bekal pengetahuan jika nanti ingin berinvestasi.
Menurut Yuniar Fariza Darmawan, Branch Manager BNI Securities Banjarmasin, berinvestasi sejatinya tidak mengenal usia, tempat, waktu maupun jenis kelamin.
"Investasi sedini mungkin perlu menjadi perhatian terutama untuk generasi mendatang. Peran orangtua dalam menumbuhkan minat berinvestasi sangatlah dominan," jelasnya.
Investasi memiliki pengaruh positif pada anak-anak. Sebagai orangtua hendaknya mengajarkan anak bijak dalam menggunakan uang, bersikap sederhana maupun mempersiapkan untuk kebutuhan di masa depan.
Dalam hal berinvestasi, terutama di pasar modal, sangat di sarankan. Karena dengan berinvestasi sejak dini akan lebih mudah bagi generasi muda dalam mempersiapkan diri.
Baik dari segi keilmuan dalam investasi saham hingga menanamkan rasa memiliki terhadap produk dalam negeri.
"di BNI Securities saat ini pembukaan rekening efek bisa dilakukan jika sudah berusia 17 tahun. Jadi bagi pelajar harus sudah memiliki KTP atau mahasiswa memiliki kartu mahasiswa," jelasnya.
Memang, lanjutnya, beda dengan produk perbankan berupa tabungan, yaitu anak bisa memiliki tabungan pendidikan meski si anak belum memiliki KTP.
"Dikarenakan produk perbankan berupa tabungan hampir zero risk artinya hampir tidak ada risiko kerugian," jelas Yuniar.
Berbeda dengan produk pasar modal memiliki risiko kerugian sehingga mewajibkan nasabahnya sudah di kategorikan remaja atau dewasa. sehingga dianggap sudah cakap dalam melakukan pembelajaran terhadap risiko dan keuntungan.
Persyaratan lainnya, melampirkan NPWP orangtuanya sebagai orang yang memberikan dana. Jadi selain KTP juga NPWP orangtua.
"Dengan syarat tadi, maka para remaja di usia dini sudah bisa menyelami dan belajar produk produk pasar modal. Pastinya keberhasilan mereka tak lepas dari peran orangtua dan pendidikan dalam mengarahkan produk investasi sedini mungkin. sehingga sudah terbekali baik ilmu maupun praktek berinvestasi yang benar," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/saham_20170109_142016.jpg)