Pilkada DKI 2017

Ahok Punya Program Kurangi Perselingkuhan di DKI

Pasangan suami istri yang bekerja dengan jarak tempuh cukup jauh, kata Ahok, menjadi salah satu penyebab suami istri memiliki kecenderungan tergoda

Editor: Didik Triomarsidi
kompas.com
Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima aduan atlet tenis meja kontingen DKI Jakarta, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Calon Gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017 nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki strategi khusus mengurangi angka perselingkuhan di Jakarta.

Pasangan suami istri yang bekerja dengan jarak tempuh cukup jauh, kata Ahok, menjadi salah satu penyebab suami istri memiliki kecenderungan tergoda berselingkuh. Oleh karenanya untuk meminimalisir perselingkuhan, Ahok berencana membuat apartemen dekat stasiun dan terminal.

Oleh Ahok itu dimaksudkan untuk mempermudah pasutri (pasangan suami istri) yang bekerja cukup jauh, lebih cepat tiba di rumah. "Apartemen Rp 300 juta saja. Enggak bayar tanah," ujar Ahok saat berbicara itu di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).

Pun Ahok membantah anggapan dirinya bersama Djarot hanya fokus kepada pembangunan fisik. "Kami ngurus orang dari janin sampai ke kuburan sebetulnya. Fisik urusan kedua yang utama kami bangun manusianya. Yang kami lakukan bisa diukur dengan indeks pembangunan manusia," ucapnya.

Seperti menyediakan tempat khusus untuk para lansia, tujuanya untuk membahagiakan mereka. Tujuannya untuk memperpanjang umur mereka karena disediakan fasilitas sangat baik untuk meramgsang semangat hidup mereka.

"Kalau (para usia lanjut) ribut di rumah, tinggal di villa kami saja anggap jalan-jalan," tandasnya.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved