Berita Banjarmasin
Nursiah Takut dipecat dari PDIP
Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak diperkenankan melakukan bepergian ke luar daerah.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak diperkenankan melakukan bepergian ke luar daerah.
Instruksi tersebut langsung dari dewan pimpinan pusat (DPP) PDIP yang ditandatangani, sekretaris jenderal, Sekjen Hasto Kristiyanto.
Bukan biasa, jika ditemukan ke luar daerah dan melanggar sanksinya berujung pemecatan.
Instruksi tersebut menyusul anggota partai fokus memenangkan pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak di republik ini yang pencoblosannya dijadwalkan 15 Februari 2017.
Termasuk anggota dewan yang duduk di DPRD provinsi serta kabupaten kota. Semuanya dilarang bepergian keluar daerah sejak 1 Februari 2017 hingga selesai pilkada.
Beratnya ancaman sanksi yang dikeluarkan DPP PDI Perjuangan membuat legislator Kalsel, Nursiah merinding.
Srikandi asal Kabupaten Tabalong ini menyatakan siap menjalankan perintah larangan yang dikeluarkan sekretaris jenderal, Sekjen Hasto Kristiyanto tersebut.
"Ini sudah ada suratnya dari DPP PDI, jadi karena kita di partai, kita harus taat dan patuh kepada perintah partai," kata Nursiah, Jumat (3/2/2017).
Nursiah mengatakan siap tidak bepergian keluar daerah selama 15 hari, sejak 1 hingga 15 Februari mendatang sebagai wakil rakyat, karena takut dipecat atau pergantian antar waktu PAW.
"Ngeri lo ancamannya, bisa di PAW," kata dia.
Bagaimana soal aktivitas kegiatan di Komisi IV, dia menyebutkan sudah menyampaikan izin kepada pimpinan komisi IV DPRD Kalsel, untuk tidak ikut menjalankan tugas keluar daerah.
"Kalau ada kegiatan pansus atau apa di Komisi IV kita sudah izin tidak ikut, karena berkait intruksi ini," kata dia.