Berita Kabupaten Banjar

Distribusi Alkohol Pembersih Luka Harus Dibatasi

Anggota Pansus Perubahan Perda No15/2014 tentang pengaturan minuman beralkohol serta penyalahgunaan alkohol, obat-obatan dan zat adiktif Abdul Gammal

Distribusi Alkohol Pembersih Luka Harus Dibatasi
herliansyah/bpost online
78 botol alkohol cap gajah duduk

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Anggota Pansus Perubahan Perda No15/2014 tentang pengaturan minuman beralkohol serta penyalahgunaan alkohol, obat-obatan dan zat adiktif Abdul Gammal Nassir menilai perlunya distribusi alkohol pembersih luka dibatasi.

Alasannya, karena alkohol itu yang paling sering digunakan untuk anak-anak remaja untuk dioplos menjadi minuman yang memabukkan.

Sebab, sangat mudah mengoplosnya cukup dicampur minuman berenergi serta tambahan obat-obatan mereka sudah bisa menggelar pesta mabuk-mabukan.

Padahal, alkohol ini bisa merusak ke mata, jantung hingga ke hati.

"Harus ada pengaturan distribusi atau pembelian alkohol pembersih luka ini di masyarakat. Misalkan, hanya apotik tertentu yang bisa menjualnya tidak boleh dijual bebas di kios-kios," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved