Berita Martapura

Mau Obati Gigi, Saini Harus Bertaruh Nyawa, Kok Bisa?

Mengendarai sepeda motornya, Ahmad Saini (41) dengan pelan melintasi sebuah jembatan di Jalan Manunggal.

banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Jembatan di Jalan Manunggal, Karang Intan, rusak parah. warga pun, harus bertaruh nyawa melintasi, Senin (6/2/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mengendarai sepeda motornya, Ahmad Saini (41) dengan pelan melintasi sebuah jembatan di Jalan Manunggal. Aparat Desa Biih Kecamatan Karang Intan ini begitu khawatir jembatan yang dilaluinya runtuh.

"Harus hati-hati. Khawatir saja, kalau sampai jembatannya runtuh. Kan sudah rapuh sekali jembatannya,"ujar Saini.

Meski berstatus Jalan Kabupaten namun belasan tahun Jalan dan jembatan dibiarkan rusak parah. Warga pun harus bertaruh nyama melintasi jembatan yang rapuh itu.

Saini mengatakan, dia bermaksud ke Puskesmas Sungai Alang untuk merawat giginya yang sakit karena berlubang.

Walaupun kondisi jalan rusak dan jembatannya terancam runtuh, terpaksa dia melalui jalan tersebut karena satu-satunya jalur terdekat hanya melalui jalan tersebut.

"Melalui Jalan Padang Panjang terlalu jauh memutar hingga 7 kilometer. Jadi, terpaksa lewat jalan ini karena ini sangat dekat,"katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved