Seputar Kalbar

Gizi Buruk, Remaja Pria Berusia 17 Tahun Cuma Memiliki Berat 23 Kilogram

Yosep Gintang (17) warga Desa Setunggul, Kecamatan Silat Hilir, hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussib

Gizi Buruk, Remaja Pria Berusia 17 Tahun Cuma Memiliki Berat 23 Kilogram
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Yosep Gintang (17) warga Desa Setunggul, Kecamatan Silat Hilir, hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau, Selasa (7/2/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS HULU - Yosep Gintang (17) warga Desa Setunggul, Kecamatan Silat Hilir, hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau, dan tampak tubuhnya sangat kurus. Dimana ia menderita gizi buruk sejak menginjak bangku sekolah kelas satu SD.

"Sekarang usia anak saya 17 tahun, dengan berat badannya hanya 23 kilogram. Sejak kelas satu SD Yosep mulai berjalannya tidak normal, dan sehingga harus berhenti sekolah,” ujar Ayah Yosep Gintang, Yohanes Iran kepada wartawan, Selasa (7/2/2017).

Menurut Yohanes, kondisi anaknya benar-benar parah disaat berusia 14 tahun. Dimana sudah tidak mau makan dan minum. Karena itulah membuat berat badannya kurus hanya berat 23 kilogram.

"Saya sudah pernah bawa Yosep beroba ke puskesmas Silat Hilir. Tapi waktu itu, tidak ada tindak lanjut dari pihak ke Puskesmas," ucapnya.

Selain itu juga kata Yohanes, dengan kondisi ekonomi keluarga sehingga tidak mampu membawa anaknya berobat ke rumah sakit.

"Saya hanya buruh sawit yang penghasilannya tidak seberapa. Dengan saya berharap, ada uluran tangan pemerintah agar dapat mengobati penyakit anak saya," ujarnya.

Sedangkan yang membawa Yosep dan bapaknya kerumah dari Puskesmas.

"Kami baru satu hari dirumah sakit, inipun mendadak, kami tidak ada persiapan apa-apa. Mudah-mudahan pemerintah dapat membantu kami," ungkapnya.

Dokter Spesialis Anak RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, Lidya Diah menuturkan, Yosep Gintang mempunyai riwayat kesulitan berjalan.

Awalnya ia mengalami perlambatan perkembangan, sehingga sulit berjalan.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved