Peluang Ekspor Negara Berkembang Terbuka, Sri Mulyani Tantang Eksportir Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, peluang ekspor ke negara berkembang bisa menjadi alternatif.

Peluang Ekspor Negara Berkembang Terbuka, Sri Mulyani Tantang Eksportir Indonesia
BERITA DAERAH
Ratusan kapal barang lego jangkar di perairan Surabaya tak jauh dari Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah terus mendongkrak kinerja ekspor Indonesia yang masih landai. Tantangan menghadang lantaran pemulihan ekonomi global masih terhadang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, peluang ekspor ke negara berkembang bisa menjadi alternatif.

"Peluang ekspor ke negara berkembang bisa tergambar dari transaksi antara negara emerging yang terus meningkat. Ini harus kita pikirkan, ekspor ke non-traditional market," katanya dalam Indonesia Eximbank Investor Gathering, Selasa (7/2/2017).

Menkeu bilang, destinasi ekspor Indonesia di Asean masih memberikan kepercayaan.

Myanmar dan Vietnam semisal, bisa mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Makanya, Menkeu berharap momentum perbaikan kinerja ekspor kuartal I-2017 bisa lebih terjaga.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Internasional Kementerian Koordinator Perekonomian Rizal Affandi sebelumnya mengaku ntelah diperintahkan melakukan kajian diversifikasi ekspor ke negara non-traditional market seperti Iran, Nigeria, dan beberapa negara di Afrika Selatan, dan Maroko.

Harga komoditas turun

Kinerja ekspor Indonesia memang penuh tantangan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia 2016 mencapai US$ 144,43 miliar, turun 3,95% dibanding 2015. Namun, penurunan itu lebih rendah dibanding penurunan pada 2015 yang mencapai 14,62% (yoy).

Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, ekspor menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini. Sebab, investasi sulit tumbuh karena pertumbuhan kredit belum sesuai ekspektasi.

Ia melihat, peluang ekspor ke negara Asean tahun ini cukup baik. Apalagi biaya ekspor ke ASEAN juga lebih murah.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved