Ekonomi dan Bisnis

Pembeli Rumah Komersial Terbentur Tingginya Suku Bunga

Suka bunga rumah komersial ini sangat jauh lebih tinggi dari suku bunga rumah subsidi yang hanya 5 persen per tahun

Pembeli Rumah Komersial Terbentur Tingginya Suku Bunga
BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
Lokasi rumah komesial dan subsidi di Kompleks Grand Purnama II, Kelurahan Handil Bhakti, Kecamatan Alalak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pembeli rumah komersial saat ini terbentur oleh tingginya suku bunga bank yan cukup tinggi, yakni 10 persen per tahun.

Suka bunga rumah komersial ini sangat jauh lebih tinggi dari suku bunga rumah subsidi yang hanya 5 persen per tahun.

"Jika harga rumah komersial itu Rp280 juta, maka cicilan Rp5 juta selama lima tahun," kata H Puriono Direktur PT Pesona Purnama di Jl Trans Kalsel-teng, Kompleks Grand Purnama II, Kelurahan Handil Bhakti, Kecamatan Alalak, Senin (20/2/17).

Menurut Puriono, pada 2016 silam, pihaknya cukup kesulitan menjual rumah komersial ke masyarakat.

Pada 2017, ujar dia, diperkirakan ekonomi masyarakat juga masih terpuruk.

Salah satu terobosan pengembang, yakni membuat rumah komersial Rp 200 jutaan.

"Kalau harga Rp 200 juta lebih sedikit masih ada peminatnya, untuk tipe 36nya," kata Puriono. (*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved