Berita Tapin
Peternak Ikan Resah
Petani ikan keramba di Desa Linuh Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, resah dan gelisah akibat jebolnya irigasi.
Penulis: | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Petani ikan keramba di Desa Linuh Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, resah dan gelisah akibat jebolnya irigasi.
Pantauan BPost di lokasi, Selasa (21/2/2017) siang, irigasi yang jebol itu ada dua titik yaitu di lantai dasar irigasi itu berukuran 4x2 meter.
Kemudian tak jauh dari lantai irigasi yang jebol itu, juga terjadi ambles berukuran 3x2 meter dengan kedalaman sekitar 4 meter.
Menurut Camat Bungur, Sugianoor, jebolnya irigasi itu pada Selasa (21/2/2017) jam 05.00 wita.
Puluhan petani ikan berada di lokasi irigasi yang jebol itu, mereka tampak gelisah karena air irigasi mengering akibat jebolnya lantai irigasi tersebut.
Menurut H Darmawi, petani ikan Desa Linuh, ada ratusan petani ikan yang menggantungkan hidupnya di air irigasi tersebut.
Petani ikan lainnya, H Jumri, kalau dalam dua hari air irigasi kering, maka ikan keramba mereka akan mati sedikitnya ratusan ton.
"Kami berharap sekali kepada pemerintah segera memperbaiki irigasi yang jebol itu," harap H Jumri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pondasi-dasar-irigasi-di-kecamatan-bungur-kabupaten-tapin-jebol_20170221_131834.jpg)