Health Info

Dr Sandra: Dukungan Keluarga Besar Bisa Bantu Sembuhkan Pecandu

Dimana tentunya kita pernah mendengar misalkan sang pencandu rela menjual barang-barang milik keluarganya untuk sekedar uangnya

Dr Sandra: Dukungan Keluarga Besar Bisa Bantu Sembuhkan Pecandu
irfani rahman
Dr Sandra Kabid Rehabilitasi BNNP Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak bisa kita pungkiri narkoba serta obat terlarang lainna benar-benar musuh bangsa sehingga perlu keterlibatan semua pihak untuk memberantas peredaran narkoba ini. Apalagi efek yang ditimbulkan bagi yang memakai tentunya sangat memiriskan.

Dimana tentunya kita pernah mendengar misalkan sang pencandu rela menjual barang-barang milik keluarganya untuk sekedar uangnya membeli barang-barang terlarang dan lainnya. Tentunya hal ini sangatlah memiriskan.

Pemerintah pun berupaya segenap hal agar para pencandu ini mendapatkan pengobatan atau rehabilitasi. Ini penting sekali agar mereka terbebas dari jeratan narkoba. Mereka bisa dikatakan sebagai korban dari zat berbahaya ini.

BNNP Kalsel sendiri saat ini turut membantu merehabilitasi para korban zat terlarang seperti narkoba dan obat lainnya. Tujuannya pun agar para pecandu ini bisa terbebas dari jeratan barang terlarang,

Kabid Rehabilitasi BNNP Kalsel Dr Sandra mengungkapkan banyak jenis pemakai atau pecandu yang ada memang ingin sembuh dengan direhabilitasi namun juga ada pencandu yang tak mau atau kurang mau direhablitasi.

Meski begitu mereka tetap berupaya agar yang bersangkutan (pecandu, red) mau mengikuti rehabilitasi dengan kesadaran diri sendiri. Pasalnya dengan kesadaran diri tentunya proses penyembuhan akan lebih cepat karena keinginan dari diri yag bersangkutan,

Selain itu peran serta keluarga pun sangatlah besar untuk menyembuhan para pecandu ini agar mau di rehabilitasi. Mereka tidak mau mengantar keluarga, kerabat atau anak untuk rehabilitasi itu adalah lebiuh baik dan mendukung mereka agar sembuh.

Apalagi sekarang ini ada klinik rehabilitasi BNN seperti klinik BNK Kota, BNK Balangan, BNK Marabahan dan lainnya. Hal ini dimaksudnya agar mempermudah para pencandu yang ingin di rehabilitasi agar sembuh dari pengaruh obat-obatan,

"Keluarga harus berperan aktif, jika ada yang mengalami kecanduan tak usah malu meminta agar mereka di rehabilitasi jangan malah disembunyikan dan tak berobat,"paparnya.

Bagaimana mendeteksi anak atau keluarga dekat terlibat atau misalnya kecanduan narkotika atau obat-obatan lain?. Sandra mengatakan disinilah pentingnya orang tua dekat dengan anak-anak.

Dimana dulunya misalnya anak ceria tiba-tiba pendiam, biasa mengurung diri, sering marah_marah atau barang di rumah biasa hilang , nah hal ini pun harus diwaspadai.

Sehingga jika anak atau kerabat mengalami kenanduan bisa langsung dibawa atau berkonsultasi dengan BNNP Kalsel atau BNK setempat. Jika memang perlu rehabilitasi rawat inap atau rawat jalan maka bisa dilakukan,

Bagi pecandu yang berada di daerah pun bisa melakukan rehabilitasi berupa rawat jalan di rumah sakit Pambalah Batung Kandangan serta RS di Tanah Bumbu. Dalam rehablitasi sendiri ada rawat jalan dan tawat inap,

Untuk rawat jalan ada asisment dari pihaknya (BNN) bisa sebanyak delapan kali dan rawat inap bisa di RS Sambang Lihum dan bisa selama tiga bulan.

Rehabiltasi pun saat ini bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas yang sudah dilatih oleh BNNP Kalsel. Dari catatan BNNP Kalsel pada 2015 jumlah pecandu yang menjalani rawat jalan sebanyak 1513 orang dan rawat inap 297orang.
Kemudian pada 2016 yang menjalani rawat jalan sebanyak 1382 orang.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved