Health Info

Sehatkah Cuci Tangan dengan Sabun Cuci Piring? Jangan Anggap Remeh Ini Ulasannya

Hanya karena sabun tersebut diiklankan untuk mencuci piring, bukan berarti itu tidak bisa membersihkan tangan Anda.

Sehatkah Cuci Tangan dengan Sabun Cuci Piring? Jangan Anggap Remeh Ini Ulasannya
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Ketua TP PKK Banjar Hj Raudhatul Wardiyah saat menghadiri gerakan cuci tangan di SDN Jawa 2. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah mengiris bawang atau menyiapkan bahan untuk memasak, Anda pun segera membersihkan tangan dengan sabun cuci piring. Pertanyaannya, apakah baik mencuci tangan dengan sabun pencuci piring?

Kally Papantoniou, MD, dokter kulit berbasis di New York City mengatakan, hanya karena sabun tersebut diiklankan untuk mencuci piring, bukan berarti itu tidak bisa membersihkan tangan Anda.

Mencuci tangan dengan sabun pencuci piring juga dapat menghapus sebagian besar bakteri. Hanya saja, jika ini menjadi rutinitas setiap hari, tentu ada risiko lain bagi kulit tangan.

Sabun cuci piring dibuat sedemikian rupa untuk membersihkan minyak dan bau pada peralatan memasak atau makan, sehingga bahannya lebih “keras” ketimbang sabun cuci tangan biasa. Ini akan menyebabkan minyak alami pada tangan lebih mudah hilang, jelas Dr Papantoniou.

Karena itu, untuk Anda yang memiliki kulit kering atau eksim, Anda harus lebih berhati-hati saat mencuci tangan dengan sabun cuci piring, karena dapat memperparah kondisi, seperti kulit terkelupas, kulit gatal, hingga iritasi.

“Untuk Anda yang mengalami masalah kulit, Anda bisa menggunakan sabun cuci piring maupun sabun cuci tangan berjenis “mild” yang lebih lembut di tangan,” papar Dr. Papantoniou.

Dengan kata lain, bila Anda tak mengalami permasalahan kulit kering atau eksim, sesekali cuci tangan dengan sabun cuci piring tidaklah masalah, lanjut Dr. Papantoniou.

Namun, baiknya tak menjadikan sabun cuci piring sebagai pengganti sabun cuci tangan, apalagi pengganti sabun mandi.

"Menggunakan sabun cuci piring pada seluruh tubuh akan terlalu keras dan dengan cepat mengeringkan kulit, menimbulkan masalah baru pada kulit," kata Dr Papantoniou.

Editor: Didik Trio
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved