Berita Banjar
Guru Khalil Ancam Mutasi Bidan Desa ke Tempat Terpencil
“Fasilitas ini harus digunakan bidan, kalau tidak dijadikan tempat tinggal akan saya beri sanksi dan mutasi ke tempat terpencil,”
Penulis: Hari Widodo | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bupati Banjar H. Khalilurrahman meresmikan Gedung Pondok Bersalin Desa (Polindes) Desa Keramat Baru Kecamatan Martapura Timur.
Peresmian dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kab Banjar H. Wildan Amin, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Zainuddin, Kepala Dinas Kesehatan H Ikhwansyah, Camat Martapura Timur Gusti Sofyan, unsur muspika, serta para pembakal dan masyarakat.
Guru Khalil sapaan akrab Bupati Banjar mengatakan, dibangunnya gedung ini, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi Kabupaten Banjar yang Sejahtera dan Barokah, dengan misi tiga prioritas utama pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Alhamdulillah gedung baru terlaksana dengan menggunakan anggaran desa tahun 2016. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi kinerja kepala desa yang telah mengelola anggaran desanya untuk kepentingan masyarakat, terarah dan jelas, dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Banjar semakin meningkat," kata Guru Khalil.
Pondok Bersalin Desa (Polindes), kata Bupati, sekaligus menjadi tempat tinggal bidan dibangun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama bagi kesehatan ibu dan anak, salah satu Polindes yang jadi percontohan.
“Fasilitas ini harus digunakan bidan, kalau tidak dijadikan tempat tinggal akan saya beri sanksi dan mutasi ke tempat terpencil,” kata Guru Khalil, usai meresmikan Polindes dan Rumah Bidan Desa Keramat Baru.
Ancaman itu merupakan bukti bahwa fasilitas yang dibangun disiapkan untuk memberikan pelayanan sehingga pelayanan tingkat desa tidak terganggu. Guru Khalil minta rumah tersebut ditempat, dijaga, dan dirawat dengan baik, demi memperpanjang usia bangunan.
Sedangkan Sri Rahmawati, Bidan Desa Keramat Baru mengaku siap menempati rumah tersebut. Ia berterima kasih, polindes dan rumah bidan merupakan bentuk penghargaan warga desa kepada profesi bidan, apalagi didirikan menggunakan dana desa tahun anggaran 2016 sebesar Rp 180 juta.
“Selama ini Keramat Baru tidak memiliki polindes, ini jadi kabar baik bagi ibu dan anak, biasanya, petugas numpang kegiatan ke gedung serba guna agar pelayanan tetap berjalan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-banjar-h-khalilurrahman-meresmikan-polindes-keramat-baru_20170228_210021.jpg)