Berita Bisnis

Cabai Mahal, Harga Sambal Pun Dinaikkan

NAIKNYA harga cabai rawit di pasaran dikeluhkan oleh Aulia Abdi yang memproduksi sambal di Banjarmasin dengan produknya Sambal Acan Radja Banjar.

Cabai Mahal, Harga Sambal Pun Dinaikkan
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Untuk meningkatkan pemasaran, Aulia Abdi memasarkan Sambal Acan Radja Banjar dengan kemasan yang menarik. Satu kemasan isi 12 botol. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - NAIKNYA harga cabai rawit di pasaran dikeluhkan oleh Aulia Abdi yang memproduksi sambal di Banjarmasin dengan produknya Sambal Acan Radja Banjar.

Sambal Acan Radja Banjar mulai diproduksi pertengahan 2015 lalu dan sampai sekarang tetap eksis, bahkan produksinya terus meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

Setiap hari rata-rata memerlukan 100 kilogram cabai untuk membuat sambal dengan berbagai varian rasa, seperti sambal acan rasa limau, binjai, mangga dan ramania.

Aulia menyebutkan, permintaan pasar tak hanya dari Kota Banjarmasin tetapi sudah merambah di wilayah Kalsel dan juga dari luar daerah, karena jaringan pemasarannya secara online.

Tiga tahun memproduksi sambal, baru kali ini harga jualnya dinaikkan sebesar Rp 1.000/botol dari Rp 11.000 menjadi Rp 12.000/botl. Hal itu dilakukan karena untuk menutup biaya produksi karena harga cabainya mahal.

Penulis: Sudarti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved