Amalia Putri Nada Bikin Sepatu Sasirangan yang Elegan

Di tangan model cantik Kalimantan Selatan, Amalia Putri Nada, kain khas asal Banua ini dikreasikan untuk fashion kalangan remaja.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: BL Roynalendra N
istimewa
Amalia Putri Nada, modeling 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Aplikasi Sasirangan kini memang kian beragam. Tak sebatas untuk busana, tapi juga bisa untuk tas dan gaun. Bahkan kini juga mulai diterapkan untuk interior ruangan.

Motif sasirangan ternyata sangat ‘manis’ diaplikasikan sebagai wallpaper, bantal, seprei, dan lainnya. Semuanya terlihat begitu indah dan ciamik yang teramat memuaskan mata.

Di tangan model cantik Kalimantan Selatan, Amalia Putri Nada, kain khas asal Banua ini dikreasikan untuk fashion kalangan remaja. Ia memproduksi sepatu Sasirangan yang tampilannya begitu menarik hari.

Berkat sentuhan model kekinian, sepatu Sasirangan produknya memiliki beragam jenis. Di antaranya Sasirangan teknik lipat, ikat rafia, karet, ikat kelereng, jahit jelujur, dan eksperimen lainnya membuat motif sepatu Sasirangan bikinannya menjadi penuh pesona dan beda.

Ia bertekad ingin mengekplorasi Sasirangan sebagai aset kain daerah agar lebih dikenal. "Sekarang kain Sasirangan sudah kekinian. Bisa masuk berbagai kalangan termasuk anak muda. Kesukaan anak muda terhadap Sasirangan menjadi pasar yang prospektif," ucap Nada, Sabtu (04/03/2017).

Ia menuturkan hobinya membikin sepatu sejak masih duduk di bangku ke;as 3 SMP. Sejak saat itu dirinya juga telah memulai berusaha berjualan sepatu. "Tapi kalau produk sepatu Sasirangan baru saya tekuni sejak lima bulan lalu," tandasnya.

Mengapa memilih usaha sepatu? Nada mengatakan profesinya sebagai seorang entertainment di Banua sehingga selalu berhubungan dengan dunia fashion, termasuk sepatu. Karenanya, ia menawarkan premium shoes Sasirangan kepada kalangan modeling lainnya.

Daripada selalu mempromosikan produk dari luar, Nada berpikir untuk lebih menonjolkan produk kebanggaan lokal yakni kain Sasirangan. "Kalau baju dan lainnya sudah banyak yang memproduksi. Nah, saya berpikir sepatu belum ada. Jadi, saya memilih produk sepatu saja," sebut perempuan kelahiran Banjarmasin, 27 Juni 1996 ini.

Ketika mendapat undangan tampil pada ajang fashion show dan pemrotetan, Nada pun kerap membikin sepatu khusus untuk dirinya yang berbahan Sasirangan. Lalu, hasil jepretan lensa kamera dari para fotografer tersebut, ia unggah ke media sosial.

Selengkapnya simak beritanya di Banjarmasin Post edisi Minggu (05/03/2017).

(khairil rahim)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved