BPost Edisi cetak

Chick Corea: Penantian 13 Tahun

Ini adalah penantian selama 13 tahun para penggemar Chick Corea, yang tampil di Java Jazz Festival pada 2005. Tidak heran jika penampilan peraih

Chick Corea: Penantian 13 Tahun
dokumen
BPost edisi, Rabu (8/3/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Trance Dance mengawali aksi pianis Chick Corea (75) bersama rekan-rekannya dalam formasi Chick Corea Elektric Band di panggung Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3) malam.

Ini adalah penantian selama 13 tahun para penggemar Chick Corea, yang tampil di Java Jazz Festival pada 2005. Tidak heran jika penampilan peraih 14 Grammy Award itu menjadi salah satu pertunjukan yang paling dinantikan penikmat musik jazz Tanah Air. Puluhan penonton bahkan rela duduk di lantai atau berdiri karena kursi sudah penuh.

Lagu CTA dan Jocelyn-The Commander menjadi suguhan selanjutnya pemusik jazz legendaris dunia bernama lengkap Armando Anthony Corea itu.

Mimik wajah penonton yang tadinya memperlihatkan rasa “geregetan” karena pertunjukan Chick Corea Elektric Band tertunda satu jam, berubah menjadi kepuasan oleh sajian band tersebut.

Dalam formasi Chick Corea Elektric Band kali ini, permainan piano Corea berpadu dengan permainan drum Dave Weckl, saksofon Eric Marienthal, gitar elektrik Frank Gambale, dan bas Nathan East. East--yang telah mendukung rekaman lagu tema banyak film Hollywood, antara lain Tarzan, Thelma & Louise, dan Footloose --kali ini menggantikan John Patitucci.

Beneath the Mask dan Silver Temple merupakan lagu-lagu mereka berikutnya.

Para penonton tak pernah absen menghadiahi tepuk tangan disertai seruan rasa puas tiap kali Chick Corea Elektric Band menyelesaikan permainan mereka.

Pada pengujung aksi mereka, Corea dan kawan-kawan memukau para penonton dengan Got a Match? Sejumlah penonton yang tadinya duduk santai akhirnya berdiri sambil bertepuk tangan mengikuti lagu yang up beat itu.

Chick Corea Elektric Band dibentuk pada 1986 dengan debut musik bernuansa jazz-rock. Sejak itu mereka menelurkan enam album hingga 1993.

Sempat berhenti berkarya selama kira-kira 11 tahun, Chick Corea Elektric Band kembali bermusik pada 2004 dan merilis album To the Stars.

Perhelatan Jazz Festival (JFF) ini merupakan yang ke-13 digelar oleh Java Festival Production selaku pihak penyelenggara festival mulai 3 hingga 5 Maret 2017 bertempat di Jakarta International Expo (JIexpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sederet musisi Tanah Air dan internasional akan unjuk gigi pada perhelatan yang digelar tiap tahun di Jakarta. Dari dalam negeri ada Afgan Syahreza, Endah & Rhesa x Duadrum, Elliot Yami, Hi-Vi, dan beberapa nama lain.

Sedangkan untuk artis internasional adalah Sergio Mendes, Arturo Sandoval, dan peraih 14 kali Grammy Awards dan Latin Grammy Awards Chick Corea.

Panitia menyediakan 14 panggung yang terdiri dari 10 panggung indoor dan empat panggung outdoor. panggung tahun ini lebih banyak dari perhelatan 2016 lalu yang hanya memiliki 10 panggung.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Rabu (8/3/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi, Rabu (8/3/2017)
BPost edisi, Rabu (8/3/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved