BPost Edisi cetak

Go-Jek Bakal Garap Banjarmasin

Saat ini saja, sudah berdiri beberapa pengelola bisnis ojek dan kurir online di Banjarmasin

Go-Jek Bakal Garap Banjarmasin
dokumen
BPost edisi Jumat (10/3/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jasa layanan angkutan (tranportasi) kendaraan roda dua di Kota Banjarmasin masih menjanjikan. Terbukti banyak pihak berusaha mengais keuntungan dari ceruk yang masih tersedia dan dibutuhkan warga Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Saat ini saja, sudah berdiri beberapa pengelola bisnis ojek dan kurir online di Banjarmasin. Dan, kini perusahaan jasa ojek skala nasional, Go-Jek, bakal masuk meramaikan bisnis jasa antaran tersebut.

Lantas bagaimana pengelola ojek dan kurir online di kota Banjarmasin menghadapi pemain besar seperti Go-Jek? Ternyata, para pengusaha ojek dan kurir online di kota Seribu Sungai tidak gentar menghadapi nama besar Go-Jek yang bergerak di bidang jasa ojek dan kurir online terbesar dan dikenal di Indonesia.

Di Kota Banjarmasin sudah ada belasan bisnis serupa, di antaranya yaitu Kulir, Bangjeck, BlackJeck, Akang Juara, T-Jeck, dan masih banyak lagi lainnya.

Dari sisi pengusaha ojek, tentu ini persaingan sengit antara ojek versi aplikasi (Go-Jek) dan ojek versi sosial media via line, WA, dan BBM (lokal).

Seperti di kota besar lainnya, bisnis jasa antaran barang dan manusia roda dua tumbuh subur di Banjarmasin. Terbukti, beberapa diantara pelaku bisnis ini di Banjarmasin memiliki lebih dari seratus kurir atau biasa yang disebut driver.

Dari sisi pengusaha ojek, tentu ini persaingan sengit antara ojek versi aplikasi (Go-Jek) dan ojek versi sosial media via line, WA, dan BBM (lokal).

Ramdi, CEO dan Founder Kulir, Irfan owner BlackJeck, Azie owner T-Jeck dan Indra owner Akang Juara, secara bersamaan mengaku tidak khawatir bakal hadirnya Go-Jek yang bakal mewarnai pasar jasa antaran di Banjarmasin.

Ramdi mengaku memiliki beberapa strategi khusus menghadapi persaingan yang semakin ketat. Khusus delivery kuliner, dia menambah jumlah boks khusus makanan pada armadanya.

“Untuk kelas kurir kuliner kan belum banyak yang menggunakan boks khusus memuat makanan pesanan konsumen. Hal ini menjadi value tersendiri untuk Kulir dibanding kompetitor lokal maupun Go-Jek sekalipun,” beber Ramdi.

Selain itu, sebut dia, memperkuat brand image Kulir sesuai tagline-nya sebagai ‘Jasa Antar Belanjaan Orang Banjar’. Menurtu dia, melalui brand image pelanggan merasa lebih dekat dan setia menggunakan jasa Kulir.

Sementara Indra, pengelola Akang Juara, memilih mempertahankan strategi yang dipakainya selama ini yaitu bersaing di tingkat tarif. Akang Juara sudah sejak awal menggunakan tarif jasa lebih murah dibanding rata-rata tarif pesaingnya.

“Nama besar Go-Jek mungkin berpengaruh, dan konsumen akan mencoba layanannya. dan beralih sementara. Tapi, pasar pasti bisa memilih layanan dengan harga paling bersaing,” ujar Indra.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Jumat (10/3/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Jumat (10/3/2017)
BPost edisi Jumat (10/3/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved