Ditjen Pajak Hanya Butuh Waktu 14 Hari Telusuri Data Wajib Pajak di Bank

Menkeu dan Ketua OJK meresmikan peluncuran sistem izin pembukaan rahasia nasabah peyimpan untuk tujuan perpajakan.

Ditjen Pajak Hanya Butuh Waktu 14 Hari Telusuri Data Wajib Pajak di Bank
Adiatmaputra Fajar

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dalam bidang pengaturan, pengawasan, dan penegakan hukum, serta perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan ataupun perpajakan.

Salah satu bentuk pelaksanaan Nota Kesepahaman tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad meresmikan peluncuran sistem izin pembukaan rahasia nasabah peyimpan untuk tujuan perpajakan.

Sri Mulyani mengatakan, sistem ini terdiri dari dua aplikasi yaitu Aplikasi Usulan Buka Rahasia Bank (AKASIA) bagi internal Kementerian Keuangan dan Aplikasi Buka Rahasia Bank (AKRAB) untuk internal OJK.

"Dua aplikasi ini dalam rangka untuk pelaksanaan akses informasi, sehingga Ditjen Pajak‎ bisa memiliki kapasitas dan tata kelola serta kemampuan untuk akses berbagai informasi secara cepat untuk kumpulkan penerimaan pajak," ujar Sri Mulyani, Jakarta, Senin (13/3/2017).

Melalui AKRAB dan AKASIA yang saling terhubung dalam sistem, kata Sri Mulyani, waktu pemeprosesan perintah pembukaan rahasia bank dipersingkat secara signifikan dari semula enam bulan menjadi dua minggu atau 14 hari.

"Proses penerbitan surat perintah pembukaan rahasia bank ini tetap mengikuti prosedur dan memenuhi persyaratan yang berlaku sesuai UU Perbankan dan peraturan pelaksanaannnya," ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut dia mengatakan, adanya fitur tersebut maka jumlah surat perintah yang ditandatangani akan berkurang, mempermudah penelusuran surat dan tersedianya statistik data bank penerima perintah pembukaan rahasia bank.

"Ini membuat efisien, akhir pekan kemarin saja saya menandatangani 80 surat perintah, itu tebal sekali," ucapnya. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved