Berita Kabupaten Banjar

Pembudidaya di Tungkaran Berhenti Budidaya Patin

Jatuhnya harga ikan jenis patin membuat pembudidaya ikan patin di Desa Tungkaran memilih mengosongkan kolam

Pembudidaya di Tungkaran Berhenti Budidaya Patin
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Pembudidaya di Tungkaran Berhenti Budidaya Patin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jatuhnya harga ikan jenis patin membuat pembudidaya ikan patin di Desa Tungkaran memilih mengosongkan kolam dan sebagian yang lain memilih beralih membudidaya jenis ikan bawal.

Wahyu diantaranya yang merasakan dampak jatuhnya harga ikan patin.

Menurut pembudidaya ikan di Desa Tungkaran, sudah hampir setahun ini harga patin jatuh. Perkilogram, harganya hanya Rp14 ribu hingga Rp15ribu.

"Itupun terbatas hanya untuk ikan yang beratnya 1,5 kg sampai 2 kg. Berat dibawah itu, jatuh lagi harganya hanya Rp12 ribu," terangnya.

Dengan harga segitu, petani tidak mendapatkan keuntungan. Makanya, untuk di Desa Tungkaran tidak ada lagi yang membudidayakan ikan patin.

"Banyak yang berhenti budidaya patin. Itu dulu, kolam patin. Sekarang nggak lagi, disi bawal saja," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved