Selebrita

Saking Idolanya, Pebisnis Ini Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Jupe

Tak hanya selebritas Tanah Air, dukungan buat Julia Perez yang saat ini terbaring sakit akibat kanker serviks yang dideritanya juga datang dari fans.

Saking Idolanya, Pebisnis Ini Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Jupe
Jatengku.com
Ketut Agus Santika saat mengunjungi korban banjir bandang di Desa Yeh mampeh, Kintamani, Bali, belum lama ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, GIANYAR - Tak hanya selebritas Tanah Air, dukungan buat Julia Perez yang saat ini terbaring sakit akibat kanker serviks yang dideritanya juga datang dari fans.

Ketut Agus Santika, misalnya, sebagai fans ia berencana menggelar doa lintas agama buat kesembuhan idolanya itu. Rencananya, doa bersama akan digelar di Aula Gianyar, Bali, Rabu (15/3/2017).

“Saya sangat mengidolakan Jupe. Karena itu, saya inisiatif untuk menggelar doa bersama lintas agama buat kesembuhan beliau,” kata Agus, sapaannya, Senin (13/3/2017).

Rencananya, doa bersama bakal dihadiri Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Meredeka Sirait dan Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati.
Arist pun mengapresiasi rencana doa bersama yang diinisiasi Agus.

“Saya selaku ketua Komnas PA sangat mendukung acara ini dan semoga kebersamaan seperti ini dapat dicontoh oleh pemuda dan ormas-ormas di daerah lain. Ini adalah sarana meningkatkan kebersamaan dan persatuan bangsa,” tuturnya.

Siapa Agus? Ketut Agus Santika merupakan pebisnis muda yang kerap mengampanyekan Gerakan Anak Muda untuk Bertani, Berternak, dan Berkebun Kayu di Bali. Pria yang lahir 30 tahun silam ini memang aktif disejumlah aktivitas sosial di daerahnya.

Saat banjir bandang melanda Desa Songan dan Yeh mampeh, Kintamani, Provinsi Bali, beberapa waktu lalu, Agus tak berdiam diri. Ia langsung terjun ke lokasi bencana bersama Rika Callebaut Sigit dan sejumlah rombongan.

Selan berdialog dengan korban bencana, Agus dan Rika Ari Sigit membagikan makanan instan, baju anak, dan sejumlah kelengkapan yang dibutuhkan pengungsi.(*)

Editor: Murhan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved