Harli Tewas Bersimbah Darah di Perkebunan Kelapa Sawit di Kotabaru

Sosok mayat diketahui bernama Harli (25), warga Desa Hulu Sampanahan, Kecamatan Hampang ditemukan tewas terkapar di atas daun kelapa sawit.

Harli Tewas Bersimbah Darah di Perkebunan Kelapa Sawit di Kotabaru
Istimewa
Kondisi korban saat ditemukan warga di kawasan perkebunan kelapa sawit di Hampang Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Warga Dusun Malangkaian, RT 03, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang Kotabaru geger. Mereka berduyun-duyun mendatangi lokasi tempat ditemukan sesosok mayat laki-laki di kebun kalapa sawit seorang warga, Jumat (17/3) sekitar pukul 10.00 Wita.

Sosok mayat diketahui bernama Harli (25), warga Desa Hulu Sampanahan, Kecamatan Hampang ditemukan tewas terkapar di atas daun kelapa sawit kering dalam kondisi tragis. Tubuh korban berlumuran darah akibat luka sabetan benda tajam yang mengenai beberapa bagian tubuhnya.

Kapolrea Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kapolsek Hampang Iptu Hasanuddin mengatakan, melihat kondisi Harli yang berlumuran darah segar dipastika korban tewas karena dibunuh.

Akibat dari sabetan tajam yang menyebabkan korban nyawanya melayang, korban mengalami luka parah di bagian kepala, pipi, lengan, punggung dan kaki.

Menurut Hasanuddin, korban ditemukan tewas bersimbah darah baru diketahui setelah ditemukan Muhammad Hakim alias Amat Grandong (35), warga Dusun Malangkaian, RT 05, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang.

"Mengetahui kejadian itu, pelapor langsung melaporkannya ke polsek," kata Hasanuddin melalui telepon genggamnya, kemarin.

Hanya Hasanuddin belum mengetahui pasti motif dari kematian lelaki ciri-ciri tato di lengan kiri yang terdapat tulisan Haikal. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved