Berita Banjarmasin

Kadisdik Sebut Berat Beri Guru Honorer SK Wali Kota, Ini Alasannya

Selama ini, para guru honorer sendiri hanya mengantongi SK dari sekolah masing-masing.

Kadisdik Sebut Berat Beri Guru Honorer SK Wali Kota, Ini Alasannya
Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berdasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2017, besar kemungkinan guru honorer akan mendapat surat keputusan (SK) penetapan dari Pemerintah Daerah.

Selama ini, para guru honorer sendiri hanya mengantongi SK dari sekolah masing-masing.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, pihaknya sendiri sampai saat ini belum menerima sosialisasikan maupun salinan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2017 tersebut.

"Saya baca-baca di internet saja. Saya tahunya malah hanya untuk SMA/SMK saja," katanya.

Diakuinya, mewujudkan hal tersebut cukup berat karena selain membebani keuangan daerah, ada hal lain yang jadi pertimbangan.

"Pertama konsekuensinya kalau SK dari wali kota, keuangan bisa jebol karena gaji honorer harus sesuai dengan UMR. Kemudian masalah struktur anggaran," katanya.

Pada struktur anggaran, kata Totok, bila hal tersebut terjadi, dipastikan akan besar belanjaan pegawai dibanding anggaran barang dan jasa.

"Kan harusnya imbang. Ini yang berat," terangnya.

Penulis: Rahmadhani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved