PB PBSI Kalsel Ancam Beri Sanksi Kepada Klub Bila Ada Pemalsuan Umur di Bulutangkis
Ditambahkannya, ancaman sanksi yang diberikan kepada pebulutangkis yang terbukti telah memalsukan umur cukup berat.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) sekaligus Ketua Harian PBSI Kalimantan Selatan (Kalsel), Edy Sukarno mengatakan akan memberikan sanksi tegas bagi klub/perkumpulan Bulutangkis yang memalsukan umur atletnya.
Himbauan itu disampaikan Edy saat pengukuhan kepengurusan baru PBSI Kota Banjarmasin periode 2017-2021 pada 20 Maret lalu di Balai Kota, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
"Masih ada isu dan pelanggaran di bulutangkis, yakni pemalsuan umur, sekali lagi saya tekankan, dilarang untuk memalsukan umur," kata Edy.
Ditambahkannya, ancaman sanksi yang diberikan kepada pebulutangkis yang terbukti telah memalsukan umur cukup berat. Di antaranya dilarang bermain ataupun mengikuti kejuaraan maksimal selama 4 tahun.
Sedangkan sanksi untuk klub, diungkapkannya akan dibekukan jika terbukti terlalu sering melakukan pelanggaran tersebut.
Edy mengatakan akan mengupayakan dan menggodok para pebulutangkis usia dini untuk dapat berprestasi di tingkat banua dan dapat diandalkan pada event-event Bulutangkis.
Pada kesempatan itu, Edy pun menaruh harapan pada kepengurusan PBSI Banjarmasin yang baru agar lebih berprestasi ke depannya.
"Semoga pada di kepengurusan periode baru ini, bisa membawa Banjarmasin mempertahankan prestasi sebagai juara umum di porprov, dan semoga nantinya ada Atlet dari Banjarmasin yang masuk pelatnas" harapnya. (banjarmasinpost.co.id/mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelantikan-pengurus-besar-pb-pbsi-kalsel_20170321_142926.jpg)