Bali

Tegur Pemuda Tak Boleh Jalan-jalan Saat Nyepi, Seorang Pecalang Dipukul

Aksi main pukul kembali mewarnai perayaan hari Raya Nyepi tahun 2017. Kali ini korbannya adalah seorang pecalang bernama Ketut Warta asal Banjar Samp

Editor: Ernawati
Tribun Bali/Ady Sucipto
Kembar A, pelaku pemukulan pecalang saat Nyepi, dievakuasi petugas PMI Kota Denpasar ke IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Selasa (28/3/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DENPASAR - Aksi main pukul kembali mewarnai perayaan hari Raya Nyepi tahun 2017.

Kali ini korbannya adalah seorang pecalang bernama Ketut Warta asal Banjar Samping Bumi, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali, Selasa (28/3/2017).

Peristiwa pemukulan yang menimpa Ketut Warta bermula saat korban, mencoba menghentikan seorang pemuda bernama Kembar A (27) yang mengendarai sepeda di wilayah Banjar Samping Buni tepatnya di Jalan Kalimutu, Perumnas Monang-Maning, Denpasar, Bali.

"Ya tadi saya hentikan pelaku yang lagi mengendarai sepeda. Nggak tahu kenapa dia pukul saya," ucap Ketut Warta.

Atas kejadian tersebut, Ketut Warta pun mengalami luka bengkak dibagian pipi kirinya.

Sementara, pelaku yang melakukan perlawanan terpaksa langsung dihentikan.

Karena mengalami beberapa luka-luka lecet, pelaku pun langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah oleh tim medis PMI Kota Denpasar, menggunakan ambulans pukul 12.45 Wita.

"Tadi kita dapat panggilan dari petugas, untuk evakuasi korban pemukulan di Jalan Kalimutu,"ujar petugas PMI Kota Denpasar bernama Ginarsa kepada Tribun Bali.

Berdasarkan pantauan dari Tribun Bali, pukul 14.45 Wita pelaku seusai mendapatkan perawatan langsung diamankan oleh petugas Polsek Denpasar Barat.

Kasus ini sendiri akhirnya diselesaikan dengan jalan damai.

"Sudah diselesaikan dengan damai secara kekeluargaan oleh pihak kepolisian di pos polisi Monang Maning," ungkap IPTU Ketut Sunarka, Perwira Pengendali SPKT, Selasa (28/3) sore.

Menurut keterangan pihak kepolisian, peristiwa pemukulan tersebut bermula saat korban mencoba menghentikan seorang pemuda yang mengendarai sepeda di wilayah Banjar Samping Buni tepatnya di Jalan Kalimutu, Perumnas Monang-Maning, Denpasar, Bali.

"Ditegur untuk pulang ke rumah, karena Nyepi kan tidak boleh jalan-jalan," lanjutnya.

Setelah ditegur, kemungkinan pelaku tidak terima dan terjadi adu mulut dengan pecalang sehingga terjadi pemukulan.

Korban pemukulan saat ini masih dirawat di RSUP Sanglah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved