BPost Edisi cetak

Siswa Cemas Saat Listrik Mati, 118 SMK Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Ini sempat membuat bingung peserta. Apalagi laptop yang dipakai tiba-tiba down. Hayatullah sontak menanyakan kepada panitia ujian nasional.

Siswa Cemas Saat Listrik Mati, 118 SMK Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer
dokumen
BPost edisi Selasa (4/4/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hayatullah, siswa kelas XII jurusan listrik di SMKN 5 Banjarmasin bersama rekan lainnya, tersentak kaget ketika tengah mengerjakan soal Bahasa Indonesia Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendadak listrik mati.

Ini sempat membuat bingung peserta. Apalagi laptop yang dipakai tiba-tiba down. Hayatullah sontak menanyakan kepada panitia ujian nasional.

Ternyata jaringan listrik di semua ruangan juga mati. “Bingung jadinya. Takutnya mengulang dari awal, padahal saya sudah menjawab soal sampai tengah, tiba-tiba listrik mati. Pas dibuka log on lagi, listrik kembali normal, untungnya tersimpan secara otomatis (auto save-nya), jadi tidak terlalu pusing,” ujar Hayatullah yang mengaku sudah menjawab 50 soal bahasa Indonesia.

Siswa lainnya, Nurhasanah, sempat khawatir ketika mendadak listrik mati. Untungnya sudah diatasi panitia, dan ketika komputer dihidupkan jawab masih muncul di layar monitor. “Sempat kaget beberapa saat tapi sudah kembali normal,’ ujar siswa jurusan Geomatik Survei Pemetaan.

Sementara M Zainal Fikri, siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan menjelaskan, matinya listrik sempat membuat bingung siswa. “Kami sempat takut jawaban yang sudah dikerjakan separo hilang. Beruntung setelah itu bisa diteruskan lagi,” ujar dia.

Usut punya usut, matinya listrik di SMKN 5 Banjarmasin bukan dari PLN, namun ada sistem kendali listrik lokal sekolah yang bermasalah.

“Bukan dari PLN, tapi tadi dari sitem server, dan hanya sebentar,” jelas M Noor, petugas ploktor di ruang kelas ujian SMKN5.

Hal itu diamini Syahrir, Kepala Sekolah SMKN5 Banjarmasin. “Ada masalah pada sistem di internal lokal, tapi sudah ditangani dengan baik dan kembali lancar,” ujar dia seraya menjelaskan sekolah punya tiga genset sebagai back-up.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Selasa (4/4/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Selasa (4/4/2017)
BPost edisi Selasa (4/4/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved