Waduh, Akibat Selingkuh, Kemaluan si Pria Terkunci dan Tak Bisa Dicabut

Sepasang kekasih, diduga pasangan selingkuh, menanggung malu yang teramat sangat.

Waduh, Akibat Selingkuh, Kemaluan si Pria Terkunci dan Tak Bisa Dicabut
mirror.co.uk
Di Kenya disebut sebagai magun atau sihir untuk menjebak istri yang berzina. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sepasang kekasih, diduga pasangan selingkuh, menanggung malu yang teramat sangat.

Kemaluan sang pria tak bisa dicabut dari organ intim si wanita saat sedang bercinta. Terpaksa, keduanya digotong beramai-ramai ke rumah sakit terdekat.

Seperti dilansir dari TheSun.co.uk (3/4), peristiwa tersebut terjadi di hotel bernama Explor-Inn, Kenya. Sebuah hotel yang kerap dijadikan tempat untuk berkencan kilat.

Dalam rekaman video yang dilansir, tampak si wanita menutupi wajahnya dengan seprei dengan keadaan masih ditindih oleh pasangan pria yang terlihat malu-malu di saksikan banyak orang.

Sebelum digotong keluar, sang pria sempat berteriak kesakitan minta tolong karena kemaluannya tergencet di dalam punya si wanita dan tidak bisa ditarik keluar.

Teriakan tersebut kemudian mengundang banyak orang untuk menolongnya.

Media Kenya berspekulasi tentang dugaan penggunaan 'Magun' (Ramuan yang dirancang untuk menangkap istri berzinah) pada si wanita.

Di Kenya, memang masih banyak orang yag percaya sihir. Salah satunya ya magun tadi.

Magun dipercaya mampu membentengi istri supaya tidak selingkuh. Sebab, kalau nekat berselingkuh khasiat magun akan bekerja.

Diluar spekualasi kepercayaan lokal Kenya soal Magun, secara medis, fenomena ini disebut penis captivus dan vaginismus.

Penis captivus adalah sebuah keadaan ketika organ intim pria terjepit di dalam orgn intim wanita saat berhubungan seks.

Yang menjadikannya lebih berbahaya, meski sudah tidak dalam keadaan ereksi, organ intim tetap tidak bisa ditarik keluar.

Bahkan, sebagian kasus yang pernah terjadi membutuhkan bantuan medis untuk mengembalikan kondisi ini seperti semula.

Sementara vaginismus adalah kondisi ketika otot vagina mengalami kejang pada saat dimasuki sesuatu, seperti organ intim pria.

Vaginismus kemungkinan ada kaitannya dengan rasa takut atau cemas ketika akan berhubungan seks. Sayangnya para ahli medis pun belum mendapatkan bukti kuat mengenai penyebab penyakit ini.

Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved