Seputar Kaltim

Heboh Fenomena Air Laut Berubah Pink di Pulau Sangalaki Derawan

informasinya air laut di Sangalaki berubah warna menjadi pink (merah muda)," ungkap Kudarat.

Heboh Fenomena Air Laut Berubah Pink di Pulau Sangalaki Derawan
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Pulau Sangalaki merupakan pulau wisata sekaligus kawasan konservasi penyu. Belum lama ini dikabarkan adanya fenomena perubahan warna air laut yang berwarna pink, namun fenomena ini dibantah oleh Camat Pulau Derawan yang langsung mendatangi lokasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau membantah adanya fenomena blooming alga merah di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan.

Bantahan tersebut disampaikan secara langsung oleh Camat Pulau Derawan, Kudarat, kepada Tribunkaltim.co, Selasa (4/4/2017) pukul 14.00 wita tadi.

Menurut Kudarat, fenomena semacam ini belum pernah terlihat di Kepulauan Derawan.

Mantan Camat Pulau Maratua ini menegaskan, ketika mendapat informasi tersebut langsung mendatangi lokasi.

"Saya langsung menuju lokasi, sampai di sana ternyata tidak ada apa-apa, informasinya air laut di Sangalaki berubah warna menjadi pink (merah muda)," ungkap Kudarat.

Informasi tersebut kata Kudarat didapat dari Bupati Berau, Muharram.

"Saya juga tidak tahu media mana yang membuat berita itu," ujarnya.

Kudarat juga mengaku kerap dihubungi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menanyakan perihal yang sama.

"Saya langsung datangi lokasinya, tidak ada perubahan warna air laut," tegasnya.

Sebelumnya, komunitas Berau Journalist Diver, termasuk Tribunkaltim.co juga sempat menginap di Pulau Sangalaki selama 4 hari 3 malam, melakukan snorkling dan diving namun tak melihat fenomena yang dimaksud.

Menurut sebuah portal berita online nasional, menemukan fenomena ganggang merah yang beracun. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved