Berita Kabupaten Banjar

Warga Sungai Arfat Dambakan Jembatan, Zainah: "Kami Tak Lagi Mendayung Perahu"

Warga Sungai Arfat, Zainah (65), mendayung perahunya menyeberangi Sungai Riam Kanan.

banjarmasinpost.co.id/harii widodo
Zainah menyeberangi sungai Riam Kanan dengan perahunya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Warga Sungai Arfat, Zainah (65), mendayung perahunya menyeberangi Sungai Riam Kanan.

Dia baru saja sampai dari pusat desa yang ada di seberang permukiman tempatnya tinggal.

Perahu menjadi alat yang digunakan warga untuk menyeberang.

Karena itu, warga sangat gembira ketika perumahan mereka tinggal dilalui Jalan Lingkar Luar Mataraman-Sungai Ulin.

Zainah dan warga lainnya tidak sabar jembatan penghubung jalan lingkar tersebut dibangun.

"Tidak sabar lagi kapan jembatan itu dibangun," katanya.

Senada diungkapkan warga lainnya, Marliani.

Selama ini, Marliani mengangkut karet hasil sadapan dan karet warga yang dibelinya dengan perahu karet ke seberang.

Karena itu, Dia sungguh senang dengar di kampungnya akan dibangun jembatan beton.

"Wah, senang sekali jika ada jembatan di sini," kata Marliani.

"Selama ini kami harus naik perahu jika hendak ke seberang," lanjut dia.

Sedangkan kalau lewat darat, menurut Marliani, sangat sekali sekitar lima kilometer untuk sampai ke seberang.

"Kami sangat menantikan jembatan bisa cepat dibangun," katanya. (*)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved