Berita Kalteng
Dengan Alasan Perbaiki Hp, Bayu Nekat Curi Ulin Musala
Kayu ulin yang belum sempat terjual itu kemudian dipasang lagi ke musala oleh warga agar tidak miring.
Penulis: Jumadi | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Tak ada uang untuk memperbaiki handphone (Hp) yang rusak, Bayu (28), dengan nekatnya mencuri balok ulin yang sudah terpasang di kolong Musala Darul Falah, di Jalan Kapuas, Kecamatan Selat, Kota Kualakapuas, Kalteng.
Ulin yang dicuri sebanyak empat potong dengan ukuran 5X10X3 meter.
Sebenarnya, kasus pencurian balok ulin yang hilang itu terjadi pada Jumat (24/2/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. Namun pihak pengelola musala, M Yusri (59), warga Jalan Kapuas, baru melaporkannya ke Polsek Selat pada Selasa (4/4/2017) malam.
Kapolsek Selat, Iptu Angga YH melalui Kanit Reskrimnya Iptu M Rizal Fauzi, Kamis (6/4/2017) mengatakan, tersangka Bayu mencuri ulin sebanyak empat potong yang mana satu potong dijual Rp 30 ribu dan sisanya tiga potong belum sempat terjual.
Kayu ulin yang belum sempat terjual itu kemudian dipasang lagi ke musala oleh warga agar tidak miring.
Setelah melakukan penyelidikan, tak sampai 10 jam, pihak Polsek Selat akhirnya mengamankan Bayu, warga Jalan Kapuas RT14/04, Kecamatan Selat Kapuas. Tersangka Bayu diamankan di rumahnya pada Rabu (5/4/2017) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pencuri-kayu-ulin_20170406_230328.jpg)