BPost Edisi cetak

Soal Optimalisasi Kantong Parkir di Haul Sekumpul, Ini Menurut Pakar

Memang macetnya jalan A Yani di Martapura dan sekitarnya saat ada kegiatan haul sifatnya temporer. Maksudnya, setahun itu cuma beberapa waktu saja.

Soal Optimalisasi Kantong Parkir di Haul Sekumpul, Ini Menurut Pakar
dokumen
BPost edisi Kamis (6/4/2017) 

News Analysis: Hanny Maria, Dosen Planologi UMB

BANJARMASINPOST.CO.ID - SATU sisi kita takjub, haul Guru Sekumpul didatangi begitu banyak orang. Betul sekali, yang datang bisa bertambah terus tiap tahunnya. Oleh karena itu perlu sekali dipikirkan soal crowded lalu lintas di jalan sekitar kawasan Sekumpul, terutama Martapura dan Jalan A Yani.

Memang macetnya jalan A Yani di Martapura dan sekitarnya saat ada kegiatan haul sifatnya temporer. Maksudnya, setahun itu cuma beberapa waktu saja.

Di sisi sisi, kinerja petugas kepolisian bersama berbagai elemen dari warga sekitar dalam mengatur lalu lintas selama haul patut diberi apresiasi positif.

Mengingat kondisi jalan serta jembatan memang sudah sempit.

Benar apa yang disampaikan Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar M Hilman, jalan dan jembatan tidak lagi ideal saat ini apalagi saat haul perhitungan volume kendaraan sudah tak lagi bisa menampung.

Intinya, saya setuju kalau jalan jembatan dibenahi, tapi untuk langkah awal bisa dilakukan evaluasi dan diambil langkah terdekat untuk beberapa tahun ke depan. Jalan dan jembatan bila diperlebar bisa hanya sementara mengatasi masalah.

KJarena kalau diproyeksikan, kemungkinan jemaah haul akan bertambah tiap tahunnya. Terlepas situasi haul, jalan dan jembatan memang sudah seharusnya diperbaiki, tapi ya itu sifatnya hanya temporer karena jumlah jemaah bisa tambah terus.

Dari sudut pandang tatakota, saya sarankan solusi kantong parkir. Kalau perlu di lapangan Murjani, bahkan stadion Indrasari manfaatkan. Ini jadi solusi alternatif yang patut dicoba.

Perlu ada kebijakan khusus untuk masalah transportasi. Jadi ada sistem namanya “park n ride”. Harus kerja sama antara Martapura dengan daerah sekitar.

Jadi pada saat h-2 dan h+1 haul, misalnya, tidak ada kendaraan roda 2 dan 4 yang boleh memasuki kawasan yang diperuntukkan untuk haulan.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Kamis (6/4/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Kamis (6/4/2017)
BPost edisi Kamis (6/4/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved