Potensi perikanan di Kalsel begitu besar, ini buktinya

Produk perikanan ekspor dan domestik mendominasi lalulintas cargo Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
PT Assa Rent bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin di Taman Patung Bekantan, Siring Pierre Tendean, dimana 1.400 bibit ikan patin disebar di Sungai Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Produk perikanan ekspor dan domestik mendominasi lalulintas cargo Bandara Syamsudin Noor. Hal itu disampaikan Kepala departemen Terminal Cargo Domestik PT. Angkasa Pura Logistik, Anjar Pramono.

"Berdasarkan data lalulintas terminal cargo dari produk perikanan mendominasi lalulintas barang yang keluar dari Cargo Bandara Syamsudin Noor," katanya.

Data angkasa pura logistik. Berdasarkan data tahun 2016, lalulintas export sebanyak 5.565 kg rasio ekpor produk perikanan sebesar 100 persen. Sedangkan untuk lalulintas domestik keluar Kalsel, produk perikanan menempati urutan pertama dengan ratio 63 persen (4.331.512 kg).

Menurut Kepala Balai KIPM Kelas II Banjarmasin, Hasim data ini menunjukkan bahwa potensi perikanan di Kalimantan Selatan besar.

Sebagian besar produk perikanan yang melalui terminal cargo Bandara Syamsudin noor dengan tujuan Batam dan Jakarta yg sebenarnya sebagian besar nantinya akan di export.

KKP melalui Balai KIPM Kelas II Banjarmasin berupaya membantu peningkatan export produk perikanan khususnya dari Kalimantan Selatan.

"Pihaknya tengah berupaya membina dan membantu secara teknis pengusaha belut lokal untuk dapat melakukan ekspor langsung komoditi belut ke negara tujuan China. Selama ini komoditi belut dari Kalsel tidak langsung ekspor, melainnya dikirim domestik ke tujuan Jakarta yang selanjutnya baru oleh pengusaha eksportir jakarta yang melakukan ekspor langsung," katanya.

Masih menurutnya, hal yang sama terjadi pada produk perikanan bentuk ikan segar yang dikirim ke daerah tujuan Batam.

"Untuk itu, Hasim mengajak semua stake holders yang terkait untuk dapat meningkatkan kerjasama ya dalam rangka peningkatan produksi dan pemasaran produk perikanan di Kalimantan Selatan, melalui FORMIKAN (Forum Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina Ikan) yang akan di dilaksanakan Balai KIPM kelas II Banjarmasin tgl 20 April 2017," katany. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved