Berita Kotabaru

Amat Berharap Besok Ada Keputusan, Feri Kembali Beroperasi

Imbasnya masyarakat delapan desa di Kecamatan Pulau Sebuku terus digelayuti keresahan, apalagi apabila rapat dengar pendapat Senin tidak ada solusi

Amat Berharap Besok Ada Keputusan, Feri Kembali Beroperasi
Banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Ketua DPRD Kotabaru Hajjah Alfisah saat bertemu kepala desa se-kecamatan Pulau Sebuku, Selasa (4/4/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Genap seminggu feri penyeberangan Teluk Masjid-Pulau Sebuku berhenti.

Imbasnya masyarakat delapan desa di Kecamatan Pulau Sebuku terus digelayuti keresahan, apalagi apabila rapat dengar pendapat Senin tidak ada solusi terkait permintaan masyarakat yang menginginkan transportasi itu tetap beroperasi.

Diagendakan Komisi II DPRD Kotabaru, rapat dengar pendapat yang digelar besok selain dihadiri kepala desa (kades) dari delapan desa, BPD, dan perwakilan beberapa masyarakat masing-masing desa di kecamatan pulau sebuku juga mendesak hadir di forum resmi wakil rakyat tersebut.

Wajar kegelisahan menggelayuti masyarakat delapan desa, karena sudah sepekan operasional feri berhenti membuat aktivitas mereka terganggu. Bahkan pengelola bank sampah yang menampung sampah dari delapan desa memastikan bakal menghentikan operasional mereka.

"Kita lihat sampai minggu dapan. Karena bank sampah buka setiap hari minggu. Bila feri tetap tidak beroperasi maka tidak menutup kemungkinan bank sampah tutup. Apalagi sampai modal habis. Sebab warga tidak menimbang sampahnya," kata Amat Kaluku pengelola bank sampah melalui telepon genggamnya, Minggu (9/4).

Menurut Amat, sepekan sudah feri tidak beroperasi. Terganggunya perekonomian warga mulai terasa, terlebih dirasakan para petani karet. Sebelumnya waktu feri beroperasi harga karet mulai membaik, tapi sekarang harga karet kembali mulai merosot.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved