Pilkada DKI

Diunggulkan Survei Median, Sandi Akan Terus Kerja Keras Kampanye dan Tangkis Isu Negatif

Calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku tidak mau jumawa meski hasil survei sekarang ini mengunggulkannya di Pilkada DKI 2017 mendatang

Diunggulkan Survei Median, Sandi Akan Terus Kerja Keras Kampanye dan Tangkis Isu Negatif
Kompas.com/Alsadad Rudi
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Sandiaga Uno saat berkampanye di Jalan Tanjung Sanyang, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).(Kompas.com/Alsadad Rudi) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku tidak mau jumawa meski hasil survei sekarang ini mengunggulkannya di Pilkada DKI 2017 mendatang.

Ia mengaku akan terus mengkampanyekan progrmannya dan menangkis isu-isu negatif yang menyerangnya.

"Kita harus kerja lebih kuat lagi karena di bawah ini kita lihat ada hantaman-hantaman isu negatif," kata Sandi di Hotel Mid Plaza, Jakarta Pusat, Senin, (10/4/2017).

Isu-isu negatif serta adanya pelanggaran kampanye tersebut menurut Sandi harus diluruskan. Sandi mencontohkan saat dirinya berkampanye di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Jakarta Timur, ada warga yang meminta uang kepada tim pemenangan.

"Ada untuk pertama kalinya setelah 18 bulan, ada warga yang menagih kita 'mana Pak minta dong yang 50k mana sembako ya. Kemudian kita luruskan bahwa itu tidak boleh karena money politics," kata Sandi. ‎

Sandi mengaku kaget ketika ada pihak-pihak yang secara terang-terangan membagikan sembako saat kampanye.

Ia meminta kepada semua peserta Pilkada, pendukung, dan relawan untuk menjaga Pilkada DKI 2017 berjalan jujur, adil, dan demokratis.

Pilkada tidak diwarnai oleh praktek-praktek kecurangan yang merugikan warga Jakarta.

"Jangan menghalalkan segala cara untuk memenangi Pilkada ini," pungkasnya.

Dalam riset Pilkada DKI 2017 terbarunya, ‎Media Survei Nasional (Median) menempatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dengan angka 49,8 persen.

Sementara itu rivalnya, pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendapatkan angka 43,5 persen. Warga yang belum menentukan pilihan sebesar 6,7 persen. (*)

Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved