Suporter AS Monaco Pun Berempati atas 3 Ledakan di Dekat Bus Borussia Dortmund

Tiga ledakan terjadi di dekat bus yang mengangkut tim Borussia Dortmund, sekitar 10 kilometer dari stadion.

Suporter AS Monaco Pun Berempati atas 3 Ledakan di Dekat Bus Borussia Dortmund
Suporter AS Monaco membentangkan syal Borussia Dortmund untuk menunjukkan empati atas terjadinya ledakan di dekat bus tuan rumah, sekitar 10 kilometer dari Stadion Signal Iduna Park, Selasa (11/4/2017). (AFP/ODD ANDERSEN) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DORTMUND - Laga perempat final pertama Liga Champions antara Borussia Dortmund dan AS Monaco di Signal Iduna Park, Selasa (11/4/2017) atau Rabu dini hari WIB, mengalami penundaan akibat ledakan yang terjadi di dekat bus tim tuan rumah.

Tiga ledakan terjadi di dekat bus yang mengangkut tim Borussia Dortmund, sekitar 10 kilometer dari stadion. Atas alasan keamanan, laga pun digeser menjadi Rabu (12/4/2017) pukul 23.45 WIB.

Pada saat terjadi ledakan, sejumlah suporter telah hadir di Signal Iduna Park. Para pemain AS Monaco juga terekam kamera sudah melakukan pemanasan di lapangan, tetapi laga urung terjadi.

"Menghadapi situasi sulit ini, kubu AS Monaco menunjukkan empati dan dukungan penuh kepada seluruh tim dan klub Borussia Dortmund," demikian bunyi pernyataan resmi klub pemuncak klasemen Ligue 1 - kasta teratas Liga Perancis - itu.

Suporter Monaco yang berada di stadion pun tampak memberi dukungan dengan meneriakkan, "Dortmund, Dortmund".

Atas perubahan jadwal itu, manajemen Borussia Dortmund mengajak para suporter untuk berbagi tempat menginap bagi pendukung AS Monaco yang harus bermalam. Tagar #bedforawayfans diinisiasi via akun twitter resmi klub.

Sementara itu, Pihak Kepolisian North Rhine-Westphalia mengaku menemukan sepucuk surat dekat lokasi kejadian. Mereka juga menduga bahwa bus Dortmund memang sudah menjadi incaran dari penyebar teror, hanya belum menuding pihak yang bertanggung jawab.

Pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa ledakan terjadi ketika bus yang mengangkut para pemain Borussia Dortmund melintas. Namun, mereka tak tahu bagaimana cara terhadap diduga bom itu diledakkan.

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved