Polisi Belum Ringkus Penyerang Novel Baswedan, Ini Alasannya

Barang bukti yang diamankan polisi, seperti kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di rumah Novel.

Polisi Belum Ringkus Penyerang Novel Baswedan, Ini Alasannya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Antikorupsi bersama pegawai KPK melakukan aksi damai di halaman Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Rabu (12/4/2017) malam. Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan moral kepada penyidik KPK Novel Baswedan yang tengah mendapatkan perawatan pascainsiden air keras dan menuntut pimpinan KPK agar terus melindungi pegawainya dari segala bentuk teror. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Polisi masih memburu pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Novel diserang dua orang tak dikenal, Selasa (11/4/2017) lalu.

Kedua orang itu, menyiram cairan H2So4 atau asam sulfat ke muka Novel, hingga penglihatannya buram.
Kedua pelaku masih misteri.

Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti, dan keterangan saksi untuk mencari pelaku penyerangan terhadap Novel.

Kini, polisi telah memeriksa sekitar 16 saksi dalam penyelidikan.

"Ya. Belum (diketahui pelaku), masih dalam penyelidikan, kita belum dapat siapa pelakunya," ujar Kabid Humas Polde Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dihubungi wartawan, Minggu (16/4/2017).

Barang bukti yang diamankan polisi, seperti kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di rumah Novel.

CCTV itu, ucap Argo masih dianalisa oleh penyidik Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Utara.

"Sedang kami analisa, bagaimana nanti, isinya apa di situ, nanti dilaporkan," ujar Argo.

Polisi juga telah mengantongi foto orang mencurigakan, terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

Foto itu, diambil dua Minggu lalu, sebelum Novel diserang.

Foto memperlihatkan orang tengah duduk di depan kediaman Novel.

Sementara untuk kelanjutan penyembuhan luka, Novel tengah berada di Singapura untuk dilakukan perawatan intensif.

Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved