NEWS VIDEO

Santri Ponpes Sjech Arsyad Albanjari Terpaksa Belajar di Kelas yang Tergenang

Gedung Ponpes Syech Arsyad Albanjari selalu banjir tergenang jika curah hujan tinggi dan Sungai Martapura meluap.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – M Rusdi dan dua santri lainnya terlihat sibuk membersihkan bilik kelas di pondok pesantren (ponpes) tempatnya nyantri di Ponpes Sjech Arsyad Albanjari. Hari itu, santri asal Pelaihari itu mendapatkan tugas giliran membersihkan bilik kelas, Jumat (7/4/2017).

Suasana di ponpes itu terlihat lengang. Hal itu disebabkan pembelajaran di ponpes itu setiap Jumatnya memang sedang libur.

Gedung sekolah terlihat memang tidak layak untuk digunakan pembelajaran. Bilik kelas sebanyak 18 bilik di ponpes itu terlihat sempit dan gelap dengan fasilitas meja kursi dari papan. Jika sedang musim penghujan, bilik kelas di ponpes itu sering kali kebanjiran terendam hingga setengah meter sehingga pembelajaran pun harus diliburkan.

Pimpinan Ponpes Syech Arsyad, Guru H Ali Mazani mengakui, usia gedung Ponpes Syech Arsyad Albanjari sudah terbilang tua dibangun sejak sekitar tahun 1961 sehingga kondisi bangunannya sudah tidak begitu layak lagi.

Gedung ponpes setempat selalu banjir tergenang jika curah hujan tinggi dan Sungai Martapura meluap. Bila sudah begitu, pembelajaran terpaksa harus diliburkan.

“Untuk membangun sekolah ini kita belum memiliki dana untuk membangun gedung,” katanya.

Ali Mazani berharap, ke depan kebijakan pemerintah juga berpihak kepada ponpes salafiyah yang mengajarkan santrinya hanya untuk pendidikan diniyah sehingga ponpes salafiyah bisa berkembang lebih maju sehingga bisa mencetak ulama yang nantinya mengabdi di masyarakat.

“Alhamdulillah, walau sering kurang penghasilan dibanding dengan biaya yang harus dikeluarkan, namun ada saja rezekinya,” katanya. (*)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved