BPost Edisi cetak
Pengamat: Bisa Mati Suri!
Hampir di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel ada pesantren, dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Banjar dan Kabupaten HSU.
News Analysis: Hidayat Ma’ruf, Pengaman Pendidikan UIN Antasari
BANJARMASINPOST.CO.ID - PADA dasarnya pesantren merupakan bukti nyata peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan khususnya di bidang agama. Di Kalsel, pesantren adalah aset di tengah masyarakatnya yang dikenal religius.
Hampir di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel ada pesantren, dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Banjar dan Kabupaten HSU.
Di sini peran masyarakat dalam perkembangan pesantren terbukti. Tapi, tidak lantas menjadikan pemerintah berpangku tangan. Minimal bisa membantu di bidang sarana prasarana. Karena kalau dibiarkan bisa jadi nanti mati suri, terutama yang minim pendanaan.
Di Kemenag sudah ada yang berwenang terhadap hal tersebut.
Di satu sisi, pesantren harus mengikuti perkembangan zaman. Dilematis juga karena biasanya kepemilikan pesantren adalah satu keluarga. Tidak masalah jika pada sektor pendanaan kuat. Tapi bila sebaliknya, ketika melepas ke pemerintah, misalnya, saya pikir salah juga.
Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Senin (17/4/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-edisi-senin-1742017_20170417_083656.jpg)