Berita Banjarmasin
Warga Bali Kepincut Musik Panting
Penampilan musik panting Sanggar Nuansa Banjarmasin wakil stand Disparbud Kota Banjarmasin di Pameran Jaringan Pusaka Indonesia Bali sedot pengunjung
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penampilan musik panting Sanggar Nuansa Banjarmasin yang mewakili stand Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota banjarmasin di Pameran Jaringan Pusaka Indonesia di Bali, 16-19 April 2017, mendapat perhatian dari pengunjung.
Warga Pulau Dewata merasa penasaran melihat alat musik panting yang begitu 'antik' dan ingin sekali mendengarkan bagaimana bunyi musiknya.
"Sewaktu kami memainkan musik panting di Stand Banjarmasin, pengunjung begitu antusias menyaksikannya," jelas elas Muhammad Mahfuz Sya'bani, salah satu pemain musik Panting Sanggar Nuansa Banjarmasin, Kamis (20/4/2017).
Guru Kesenian SMPN 7 Banjarmasin mengatakan, lagu yang dibawakan pun sudah dikenal orang luar saja seperti ampar-ampar pisang, Paris Barantai, Ampat Lima. Juga ada beberapa lagu daerah Kota Banjarmasin seperti Pasar terapung, dan Selamat Datang Banjarmasin yang dibawakan Rezki.
"Sewaktu kami beristirahat, pengunjung yang melihat alat musik panting pun penasaran. Mereka meminta kami memainkan alat musik panting," paparnya.
Banie, Aldi, Rafi, Fitra, Rasyid, Azimi, Ahim, Vikram memain alat musik panting akhirnya kembali memainkan alat musik panting di hadapan pengunjung.
"Para pengunjung begitu tertarik dengan permainan musik tradisional Panting kita," paparnya. (*)