Dikubur Ibunya Tiga Hari, Bayi Ini Ternyata Masih Hidup, Begini Ceritanya
Kuburan bayi digali kembali oleh pegawai pabrik kayu, setelah mendengar tangisan dari kuburan bayi tersebut.
Penulis: Restudia | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kuburan bayi digali kembali oleh pegawai pabrik kayu, setelah mendengar tangisan dari kuburan bayi tersebut.
Mengejutkan, bayi yang dikuburkan langsung oleh ibunya ini ternyata masih hidup, ketika dikeluarkan dari kuburan.
Kejadian ini terjadi di Kota Paddock, Provinsi KwaZulu Natal, bagian timur Afrika Selatan.
Pegawai yang menemukannya dan mengetahui ibu dari bayi tersebut langsung memberitahukannya.
Diketahui perempuan berusia 25 tahun yang tak diungkapkan identitasnya ini sengaja mengubur bayinya.
Ia mengubur dengan tumpukan pasir dan serbuk kayu yang diambil dari pabrik kayu tempatnya bekerja.
Alasannya, karena ia takut orangtuanya marah, jika ia memiliki dua anak.
Ketika bayinya ditemukan dan pihak kepolisian mendapatakan laporan, ibu satu anak inipun mengakui kejahatannya.
Kapten Gerald Mfeka mengatakan, "Warga mendengar tangisan dan mencari asal dari tangisan yang diketahuii bayi.
Bayi mmalang tersebut tersembunyi di tumpukan kayu yang ditutupi pasir".
Mendengar adanya keributan di lokasi tempat bayinya ditinggalkan begitu saja, ibu bayi mendatangi lokasi.
Ia mengakui anak yang tertimbun tersebut adalah anaknya. Ia mengaku takut dengan orangtuanya dan memutuskan mengubur bayinya.
"Ini anaknya, anak pertamanya berusia empat tahun. Dia takut orangtuanya tidak akan menyetujui jika punya bayi lagi".
Dilansir dailymail, bayi tersebut mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Regional Port Shepstone.
Ibu bayi dikabarkan dibawa ke rumah sakit untuk menemani bayinya. Baru kemudian dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Belum diketahui berapa tuntutan hukuman untuk ibu ini dan perawatan lanjutan untuk bayinya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/petugas-menggali-kuburan-bayi-setelah-mendengar-suara-tangisan-bayi-tersebut_20170421_152516.jpg)