Ketika Kera Sakti Berubah Menjadi Bule, Netizen Pun Dibuat Geram

Kini cerita serupa akan didaurulang oleh stasiun televisi ABC, TVNZ, dan Netflix yang mengudara di Selandia Baru dan Australia.

Ketika Kera Sakti Berubah Menjadi Bule, Netizen Pun Dibuat Geram
Huffington Post

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masih ingat dengan serial Kera Sakti yang sempat jadi serial andalan di stasiun televisi Indonesia?

Kini cerita serupa akan didaurulang oleh stasiun televisi ABC, TVNZ, dan Netflix yang mengudara di Selandia Baru dan Australia.

Kisah yang berdasarkan legenda China ini diberi judul 'Journey to the West' yang kembali mengupas perjalanan seorang biksu di abad ke 7.

Kisah aslinya diangkat dari novelis dan penyair dinasti Ming, Wu Cheng'en yang dianggap sebagai salah satu dari empat novel klasik dari literatur Tionghoa.

Dilaporkan Huffington Post, versi legenda Kera Sakti terbaru akan menceritakan tentang kisah perjalanan seorang gadis bernama Tripitaka yang diperankan Luciane Buchanan.

Kera Sakti
Kera Sakti ()

Dia akan menjelajah bumi bersama dengan tiga dewa, dewa monyet yang dimainkan Chai Hansen, dewa babi yang dimainkan Josh Thomson, dan Sandy yang diperankan Emilie Cocquerel.

Menariknya, dalam edisi daur ulang ini, serial Kera Sakti diperankan oleh aktor bule yang kemudian menghebohkan media sosial seperti dilansir nextshark.

Karena dari semua pemeran tidak ada satupun yang memiliki wajah Asia. Hanya satu pemain, Hansen yang memiliki darah Thailand.

Sementara semua pemerannya memiliki darah barat. Hal ini yang kemudian membuat geram banyak netizen yang menyangka jika daur ulang serial tersebut terindikasi rasis.

Mereka menyebutnya whitewashing, yakni industri perfilman Amerika yang dikenal hanya diperankan oleh pemilik kulit putih.

Seperti dituliskan akun @JigmeUgen, "Tak bisa berkata-kata, mereka #whitewashing "The Monkey King", cerita klasik China dan serial populer tv".

Akun @00farchitecture menuliskan, "Masa kecilku dibuat #whitewashing #reboot sangat massiv".

Sementara akun @SnarkyPlatypus menuliskan, "Mereka semua putih". (*)

Penulis: Restudia
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved