Berita Balangan

Ini Dia Pria yang Sering Mengedarkan Zenith di Kawasan Lampihong

Kecamatan Lampihong kembali dijadikan sasaran oleh para pengedar obat daftar G, namun peredaran tersebut berhasil dihentikan oleh jajaran Polsek Lampi

Ini Dia Pria yang Sering Mengedarkan Zenith di Kawasan Lampihong
BANJARMASINPOST.co.id/elhami
Pengedar Zenith di Lampihong Ditangkap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kecamatan Lampihong kembali dijadikan sasaran oleh para pengedar obat daftar G, namun peredaran tersebut berhasil dihentikan oleh jajaran Polsek Lampihong.

Informasi diperoleh pada hari Minggu tanggal 30 April 2017, sekitar pukul 15.00 wita, berlokasi di Desa Lajar, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, telah tertangkap tangan mengedarkan obat jenis carnophen.

Adalah Mat Nor alias Abung warga Desa Papuyuan Rt. 01 No.10 Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Kabag Humas Polres Balangan Aiptu Piktrus mengatakan, pelaku Abung tertangkap tangan mengedarkan sedia farmasi tanpa dilengkapi izin edar dari pihak yang berwenang.

Lebih lanjut Piktrus menjelaskan penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat pada hari Sabtu tanggal 22 April 2017.

Bahwa di Desa Lajar tepatnya, berada di Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, bahwa diduga sering digunakan transaksi obat-obatan mendapat informasi tersebut anggota melakukan penyelidikan dan pada hari Minggu, 30 April 2017.

"Sekitar pukul 14.00 Wita anggota Polsek Lampihong menyuruh informan untuk memastikan bahwa informasi yang diberikan benar, sekitar pukul 14.30 pemberi informasi datang ke Polsek Lampihong dan telah membeli obat Zenith sebanyak 20 (dua puluh) butir yang dibeli dari Abung dan tersisa 18 (delapan belas) di konsumsi pemberi informasi 2 (dua) butir.

"Setelah itu sekitar pukul 15.00 anggota Polsek Lampihong dipimpin langsung oleh Kapolsek mendatangi tempat transaksi depan Kantor Desa Lajar, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, dan langsung mengamankan Abung serta melakukan pengeledahan badan terhadap tersangka," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil penggeledahan ditemukan obat merk zenith charnopen pharmaceuticals 28 (dua puluh delapan) butir serta uang tunai hasil penjualan Rp 965.000 (sembilan ratus enam puluh lima ribu rupiah).

Sementara itu total barang bukti yang diamankan adalah 46 (empat puluh enam) butir obat jenis carnophen, Rp 965.000 (sembilan ratus enam puluh lima ribu rupiah), 1 (satu) buah dompet warna coklat merk Levis, 1 (satu) buah Hp merk Nokia warna hitam.

Menurut Piktrus, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar dan atau setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau pesyaratan keamanan kasiat atau kemanfaatan dan mutu dikenakalan pasal sebagai mana dalam rumusan pasal 197 Undang Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Lampihong guna penyidikan lebih lanjut.," pungkasnya. (*)

Penulis: Elhami
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved