Berita Nasional

Jokowi Penasaran, Ingin Tahu Cara Guru SMP di Pedalaman Papua Bagikan Buku

Angkot, pedati berkepala kerbau, hingga bemo sampai gerobak milik pedagang kaki lima, berjejer di Istana yang kesehariannya mendapat penjagaan

Jokowi Penasaran, Ingin Tahu Cara Guru SMP di Pedalaman Papua Bagikan Buku
tribunnews.com
Jokowi meninjau sarana pegiat minat membaca di Istana Negara, Selasa (2/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemandangan berbeda terlihat di Istana Kepresidenan, Selasa (2/5) kemarin.

Angkot, pedati berkepala kerbau, hingga bemo sampai gerobak milik pedagang kaki lima, berjejer di Istana yang kesehariannya mendapat penjagaan super ketat ini.

Ternyata kendaraan-kendaraan ini bisa masuk lantaran diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden menggelar pertemuan dengan para pegiat minat membaca atau literasi di Istana dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2017.

Baca: Benih-benih Intoleransi di Sekolah: Siswa Tolak Ketua OSIS yang Beda Agama

Disela-sela pertemuan itu, Presiden Jokowi kemudian meminta beberapa orang untuk menceritakan pengalamannya memberikan layanan bahan bacaan kepada masyarakat.

Adalah Misbach Subakti, seorang guru SMP yang melayani anak-anak di pedalaman Papua untuk bisa membaca dan menulis.

Misbach menceritakan bagaimana awal mulanya ia bisa memiliki tekad memberikan layanan buku kepada anak-anak di pedalaman Manokwari, Papua.

Baca: VIDEO: Tabrakan Maut Setelah Adu Kebut Dua Pengendara Motor di Surabaya

Sebagai pengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Manokwari, Misbach melihat adanya 10 sampai 11 persen rendahnya daya membaca dan menghitung siswa baru tiap tahunnya.

"Saya coba dengan guru-guru yang berpandangan dan berpihak kepada saya untuk intervensi ke tengah masyarakat dengan pendekatan budaya," ujar Misbach.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved