Monaco Kontra Juventus, Menguji Kekokohan Buffon

Kekokohan lini belakang Juventus itu akan menghadapi AS Monaco, salah satu tim dengan gaya permainan menyerang nan atraktif di Eropa.

Monaco Kontra Juventus, Menguji Kekokohan Buffon
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon (kiri), menyapa suporter setelah keberhasilan mengalahkan Barcelona dengan skor 3-0 pada pertandingan pertama Liga Champions di Juventus Stadium pada 11 April 2017. (GIUSEPPE CACACE / AFP) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MONACO - Ketangguhan Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang  Juventus akan menjadi tantangan besar bagi AS Monaco pada semifinal pertama Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (3/5/2017) atau Kamis dini hari WIB.

Juventus melangkah ke semifinal dengan hanya kemasukan dua gol dari 900 laga yang sudah dilakoni. Hebatnya lagi, Juventus belum pernah kemasukan lewat open play karena dua gol ke gawang Buffon tercipta lewat situasi bola mati.

Kekokohan lini belakang Juventus itu akan menghadapi AS Monaco, salah satu tim dengan gaya permainan menyerang nan atraktif di Eropa. Bayangkan saja, di Liga Perancis, tim asuhan Leonardo Jardim itu sudah mencetak 95 gol dari 34 laga.

Di fase gugur, Monaco selalu bisa mencetak tiga gol dalam setiap pertandingan yang dilakoni. Gawang Manchester City dan Bayer Leverkusen selalu kemasukan tiga gol ketika menghadapi Kylian Mbappe dkk.

Dua statistik bertolak belakang itu akan membuat laga di Stade Louis II ini akan menarik. Tim mana yang akan menjadi pemenang?

Statistik jelang pertandingan

Juventus sudah empat kali bertemu dengan AS Monaco di Liga Champions. Juventus menang dua kali dan hanya kalah sekali. Pertemuan terakhir pada 2014-2015 di perempat final. Ketika itu,Juventus menang 1-0 di Turin dan imbang 0-0 di Monako.

Kedua tim pernah bertemu di semifinal Liga Champions pada 1997-1998. Juventus kalah 2-3 ketika bertandang ke Stade Louis II. Namun, klub raksasa Italia itu berhasil melangkah ke final setelah menang 4-1 di kandang sendiri.

Dari 11 laga semifinal di Liga Champions, Juventus hanya menang satu kali saat melakoni pertandingan tandang. Sementara itu, Monaco selalu tersisih dari empat pertemuan dengan wakil Italia di semifinal dalam kompetisi antarklub Eropa.

Juventus membidik final ke-9 dalam Liga Champions, terakhir pada 2014-15. Monaco baru sekali melangkah ke final yakni pada musim 2003-2004.

Halaman
12
Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved