Berita Banjarmasin

Aliansi Mahasiswa Kalsel Buat Petisi Online Tuntut Kapolresta Banjarmasin Dicopot

Usai penangkapan mahasiswa yang akan melakukan aksi demo ketika Presiden RI, Joko Widodo mengunjungi Kalsel berbuntut pada munculnya petisi online

Aliansi Mahasiswa Kalsel Buat Petisi Online Tuntut Kapolresta Banjarmasin Dicopot
ist
Petisi online mahasiswa Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Usai penangkapan mahasiswa yang akan melakukan aksi demo ketika Presiden RI, Joko Widodo mengunjungi Kalsel berbuntut pada munculnya petisi online.

Di website petisi online, change.org muncul petisi 'Copot Kapolresta Banjarmasin' yang digagas Aliansi Mahasiswa Kalsel.

Petisi yang dibuat pada kemarin, 7 Mei ini telah didukung oleh 54 pendukung dengan target dukungan 100.

Dalam petisinya, Aliansi Mahasiswa Kalsel mengungkapkan alasan membuat petisi online.

"Minggu (07/05/2017) BEM Sekalimantan Selatan hendak melakukan aksi damai ketika kedatangan presiden RI ke kalimantan selatan namun belum sempat melaksanakan aksi sudah di cegat oleh aparat kepolisian tanpa sempat memberikan penjelasan langsung di gelandang menuju Mapolresta dan di tahan sampai petisi ini di keluarkan."

"Bahkan ada penjelasan tambahan dari Muhammad Alfiansyah (Ketua BEM Uniska Bjm) salah satu peserta aksi yang juga di tahan, aparat sempat melakukan tindakan represif terhadap massa aksi ketika proses mobilisasi."

Dalam petisi ini, Aliansi Mahasiswa Kalsel menyertakan dua tuntutan, salah satunya menuntut untuk mencopot Kapolresta Banjarmasin.

Oleh karena itu kami dari Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan menuntut

1. Copot Kapolresta Banjarmasin yang telah menginstruksikan tindakan represif;

2. Meminta maaf secara terbuka kepada seluruh mahasiswa kalimantan selatan karena sudah melakukan tindakan indisipliner.

Beberapa pendukung juga menuliskan alasan mengapa menandatangani petisi online ini.

Akun Hida Munirah menuliskan, "Mahasiswa lawan aparat yang semena-mena".

Akun Taufan Saputra menuliskan, "Saya setuju dengan adanya petisi ini. Katena aparat keamanan bertindak represif kepada mahasiswa yg mau melakukan aksi".

Lain lagi dengan akun Putri Wandias yang menuliskan, "Saya tidak setuju Kapolresta Banjarmasin dicopot". (*)

Penulis: Restudia
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved