Ketika Sumo Berlomba Membuat Bayi Menangis, Ini Yang Terjadi

Pegulat berbadan besar dari Jepang, sumo biasa berlomba untuk mengalahkan lawannya yang sama berbadan besar.

Ketika Sumo Berlomba Membuat Bayi Menangis, Ini Yang Terjadi
japanistry.com
Pegulat Sumo dari Jepang berlomba menangiskan bayi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pegulat berbadan besar dari Jepang, sumo biasa berlomba untuk mengalahkan lawannya yang sama berbadan besar.

Kali ini, lawan dari sumo bukanlah pegulat, tetapi bayi. Bukan dengan cara bergulat, tetapi berlomba membuat bayi menangis.

Dua sumo masing-masing akan mengais bayi kemudian akan mengguncangnya untuk dibuat menangis. Bahkan ada yang memainkan mimik wajah agar si bayi ketakutan.

Jika tetap tidak menangis, wasit pertandingan yang akan turun dengan mengenakan topeng menakutkan dan suara yang keras.

Dilansir the sun, acara ini dikenal dengan nama Festival Nakizumo yang berlangsung sejak 400 tahun lalu.

Festival ini juga dikenal dengan istilah festival sumo menangis seperti dilansir japanistry.com.

Pegulat Sumo
Pegulat Sumo (japanistry.com)

Pesertanya diikuti oleh bayi berumur 1 tahun. Kedua bayi yang digendong sumo akan berlomba siapa yang menangis.

Jika keduanya menangis dalam waktu bersamaan, maka wasit akan memutuskan pemenang dengan suara menangis yang paling keras.

Meskipun festival ini terlihat kejam, untuk mengikutinya orangtua bayi harus merogoh kocek 15 ribu yen atau setara Rp 1,7 juts.

Pemenang bayi yang pertama menangis atau menangis dengan suara lebih keras akan mendapatkan jimat dan hadiah kecil lainnya.

Pada 2016 lalu, festival ini diikuti 160 bayi. Festival banyak diadakan di berbagai daerah, namun di kota Asakusa dan Tokyo paling dikenal.

Festival ini juga dipercaya dapat memberikan kesehatan dan penangkal roh jahat bagi si bayi kelak. (*)

Penulis: Restudia
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved