Berita Banjarmasin

Ingat, Saat Ujian SBMPTN, Peserta Harus Bawa Ijazah Atau Surat Keterangan Lulus untuk Verifikasi

Sampai saat ini masih banyak peserta ketika ujian berlangsung banyak yang tidak membawa ijazah atau surat keterangan lulus dari sekolah.

Ingat, Saat Ujian SBMPTN, Peserta Harus Bawa Ijazah Atau Surat Keterangan Lulus untuk Verifikasi
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah ditutup sejak, Selasa (9/5) pukul 18.00 Wita. Namun, hingga kini areal pendaftaran di rektorat Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) tetap terlihat ramai.

Lia Harlin, salah satunya. Calon mahasiswa Unlam ini mengaku ingin melihat informasi terkait pelaksanaan ujian atau seleksi.

"Saya tadi mendapat informasi dari petugas jangan sampai lupa bawa ijazah atau surat keterangan lulus dari sekolah ketika ujian nanti," kata dia.

Karena itu, Lia yang sekolah di SMK tersebut mau mengurusi surat keterangan lulusnya dari sekolah. "Makanya masih mau mengurus nih," kata dia.

Untuk ujian SBMPTN di Unlam akan dilakukan Selasa (16/5) mendatang. Total calon mahasiswa sebanyak 11.168 pendaftar.

"Jika dibandingkan tahun sebelumnya ada kenaikan. Karena tahun lalu pendaftarnya hanya 10.400 kini naik," ujar sekertaris SBMPTN, Suriansyah, Rabu (10/5).

Lebih lanjut dia mengatakan, hingga kini masih belum bisa diperinci jurusan apa yang paling diminati calon mahasiswa. Hanya saja, bisa dikategorikan ke tiga kategori. "Paling banyak Sains dan teknologi (saintek) sebanyak 3.985. Sosial humaniora sebanyak 3.827 dan campuran 3.356," kata dia.

Jurusan apa yang paling banyak nanti akan diketahui setelah dipindai. Masih menurut Suriansyah, bahwa calon mahasiswa tersebut nantinya akan diambil 30 persen dari daya tampung 6.000. "Jadi akan diambil sekitar 2.000 an calon mahasiswa di SBMPTN, sisanya nanti diarahkan untuk ujian mandiri," kata dia.

Sampai saat ini, sambungnya, belum ada kendala teknis. "Kita sudah siapkan ruangan yang dipakai, termasuk di sekolah sekolah SMA, SMK di areal ULM juga kita fungsikan untuk lokasi tes yang pakai paper base test. Termasuk CBT yang akan dilakukan ujicoba terus. Kita berharap, tidak ditemui kendala sampai haris H nantinya," kata Suriansyah.

Evaluasi yang dilakukan, sampai saat ini masih banyak peserta ketika ujian berlangsung banyak yang tidak membawa ijazah atau surat keterangan lulus dari sekolah.

"Ya, tahun kemarin, verifikasi akan dilakukan ketika ujian dan banyak yang tidak bawa surat keterangan lulus. Makanya ketika ujian harus bawa surat keterangan lulus atau ijazah untuk diverivikasi. Termasuk panitia nanti menyesuaikan foto peserta, jadi tidak bisa diakali dan jangan sampai menyuruh joki untuk ujian, pasti ketahuan," kata dia.

Disebutkannya pula, panitia juga akan melakukan "karantina" bagi peserta yang lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) ULM, di Gedung Sultan Suriansyah (Gedung Susu).

"Tidak lain karantina dilakukan agar mengatisipasi, bagi yang lulus tidak memberitahu atau menjadi joki bagi SBMPTN," kata dia. (lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved